Terpapar dari Upacara Ngaben, Timbul Demam, 1 Pasien Covid Meninggal di Denpasar

0
5
Picsart 08 31 07.46.57
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DenPost

Kabar duka cita kembali berhembus di tengah penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Setelah sehari sebelumnya terdapat pasien meninggal dunia, kembali tercatat adanya penambahan pasien yang meninggal dunia pada, Senin (31/8/2020). Di hari yang sama pula penambahan kasus positif tercataf sebanyak 20 orang, kasus sembuh diketahui bertambah 19 orang.

“Kembali kabar duka, 1 orang pasien Covid-19 jenis kelamin laki-laki usia 68 tahun yang berdomisili di Desa Sanur Kaja dinyatakan meninggal dunia pada, 28 Agustus lalu. Kasus positif diketahui bertambah 20 orang yang tersebar di 14 desa/kelurahan, sementara pasien sembuh bertambah 19 orang. Masyarakat diimbau lebih disiplin terapkan protokol kesehatan, mengingat kembali ditemukan kasus positif Covid-19 dengan klaster upacara adat keagaman ngaben di Sanur Kaja,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga :  Kukuhkan 29 Anggota Paskibraka Denpasar, Rai Mantra Tekankan Ini

Dewa Rai merinci ke-14 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, yakni Desa Ubung Kaja sebanyak 3 kasus, Desa Pemecutan Kaja, Kelurahan Padangsambian, Desa Padangsambian Kelod, dan Desa Padangsambian Kaja mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang. Sedangkan 9 desa/kelurahan lainya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif, yakni Desa Dangin Puri Kangin, Desa Sumerta Kaja, Kelurahan Sanur, Kelurahan Peguyangan, Kelurahan Pemecutan, Desa Dangin Puri Kauh, Desa Dauh Puri Kelod, Desa Peguyangan Kangin, dan Desa Sanur Kaja.

Baca juga :  Isolasi 75 Warga di Gang Tegalwangi Dijaga Ketat Satgas

Sementara sebanyak 30 desa/kelurahan untuk sementara nihil penambahan kasus positif Covid-19 baru.

Terkait kasus 1 orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, menurut Dewa Rai, kronologisnya bermula dari upacara pengabenan di Desa Sanur Kaja. Setelah itu, pasien mengalami gejala panas selama 3 hari yang disertai sesak napas. Pasien diketahui memiliki riwayat diabetes militus dan dinyatakan meninggal dunia pada, 28 Agustus lalu.

Baca juga :  Lagi, Begal Asal NTT Bonyok Diamuk Warga

Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa angka kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 masih fluktuatif di Kota Denpasar. Dimana, ditengah banyaknya pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif Covid-19. Karenanya diperlukan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak.

Secara kumulatif, kasus positif tercatat sebanyak 1.627 kasus. Sementara itu, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.517 (93,25 persen), 18 oranf meninggal dunia (1,10 persen) dan 92 orabg masih dalam perawatan (5,65 persen). (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini