Mantan kepala BPN Denpasar-Badung Meninggal Dunia, Tembak Diri di Toilet

0
45
Konsep Otomatis
DBOPONG – Petugas Kejati Bali membopong tersangka Tri Nugraha yang diduga bunuh diri di toilet Kantor Kejati Bali, Senin (31/8/2020). (DenPost/ist)

Denpasar, DenPost

Tersangka kasus dugaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), Tri Nugraha (53), meninggal dunia akibat diduga bunuh diri dengan cara menembak dirinya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali saat hendak ditahan pada Senin (31/8/2020) malam. Petugas menemukan luka tembak di dadanya.

Menurut informasi, Tim Pidsus Kejati Bali saat itu berencana menahan mantan Kepala BPN Denpasar dan badung ini. Tim medis sempat datang lengkap dengan berpakaian APD ke Kejati Bali.

Baca juga :  Akses "Rurung Bangke" di Kesiman Petilan Dibatasi, Ini Penyebabnya

Sekitar 15 menit setelah tim medis turun dari lantai II Kejati Bali, sejumlah petugas kejaksaan hendak membawa Ketua FKPPI Bali ini  untuk ditahan. Sekitar pukul 19.50, tiba-tiba dari lantai II terdengar seperti suara tembakan. Kontan suasana Kejati riuh dan gaduh. Petugas yang menunggu di lantai I berlarian ke lantai II. “Dia (Tri Nugraha) menembak dirinya di Kejati Bali,” kata seorang jaksa di lokasi kejadian.

Baca juga :  Bongkar Sindikat Mafia Tanah, Polda Fokuskan Kuitansi Palsu Wayan Padma

Awalnya Tri Nugraha menjalani pemeriksaan di lantai II Kejati Bali. Dia kemudian menjalani pemeriksaan medis. Usai diperiksa, Tri digiring menuju mobil tahanan hendak menuju LP Kerobokan. “Sebelum itu, dia minta izin ke toilet. Tiba-tiba saat dia berada di dalam toilet terdengar suara letupan senjata,” beber jaksa.

Petugas kejaksaan dan polisi yang berjaga di luar toilet segera masuk dan menemukan Tri bersimbah darah. Dia segera dibopong dalam keadaan sekarat. “Awas mati dia. Tolong bantu kami!” teriak seorang petugas kepada wartawan yang mengambil gambar.

Baca juga :  Ditahan Kejari, Bos BPR Legian Dititip di Rutan Polresta

Wartawan mencoba mendekat, namun tak diizinkan petugas. Dalam suasana panik, beberapa petugas terlihat mengelap sesuatu. Dari kejauhan, mereka agaknya mengelap darah di lantai.

Wakajati Bali Asep Maryono membenarkan bahwa Tri Nugroho telah meninggal dunia. “Berdasarkan informasi dokter yang kami terima, Tri Nugroho sudah meninggal dunia,” tegasnya. (yan/kmb)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini