Dua ASN Diperiksa, Terkait Dugaan Terlibat Politik Praktis

0
6
Dua ASN Diperiksa, Terkait Dugaan Terlibat Politik Praktis
DIPERIKSA - Salah seorang terlapor diperiksa Bawaslu Jembrana terkait dugaan ua oknum PNS berpolitik praktis.

Negara, DenPost

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jembrana dan Gakkumdu, Selasa (1/9/2020) memeriksa dua Aparatur Sipil Negara (ASN), yang diduga terlibat politik praktis.

Dua ASN tersebut seorang kepala dinas dan camat. Sebelumnya, Senin (31/8/2020) Bawaslu dan Gakkumdu juga sudah memeriksa dua saksi.

Ketua  Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Mulyawan, mengatakan, objek laporannya sama untuk dua ASN. “Mereka kooperatif. Rata-rata diberi 20 pertanyaan,” kata Pande. Dari hasil pemeriksaan baik terlapor dan saksi akan dibuatkan kajian. Apakah ada unsur pelanggaran UU Pilkada atau UU lainnya.

Baca juga :  Pulang, PMI Asal Jembrana Tak Boleh Dijemput Keluarga

“Kalau ASN ini berkaitan dengan UU no 5 tahun 2014 ataupun PP 53 tahun 2020 yang mengatur tentang disiplin pegawai negeri sipil,” katanya.

Sebelumnya, pelapor yakni Putu A melaporkan dua oknum ASN karena diduga terlibat politik praktis. Yang dilaporkan terkait kata “ber-Kembang” yang ada di postingan WhatsApp yang diduga milik oknum PNS ini. Kata itu (ber-Kembang) oleh pelapor dianggap tidak netral karena mengacu pada salah satu calon bupati di Jembrana. (120)

Baca juga :  Hanura Kembali Merapat ke Giriasa

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini