Klaster Upacara Ngaben, Satu Warga Sanur Kaja Kembali Meninggal Akibat Covid-19

0
5
Picsart 09 01 07.25.22
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DenPost

Kasus Covid-19 di Kota Denpasar kembali merenggut nyawa. Di mana, kembali tercatat adanya penambahan pasien meninggal dunia pada, Selasa (1/9/2020). Kondisi ini, merupakan penambahan untuk kali ketiga secara berturut-turut, setelah sebelumnya tidak terjadi penambahan.

Kali ini, pasien meninggal akibat Covid-19, kembali dari Desa Sanur Kaja. Almarhum merupakan perempuan (78 tahun) dan dinyatakan meninggal dunia pada, 29 Agustus 2020.

Di hari yang sama, kasus positif harian diketahui melonjak sebanyak 25 orang dan kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 20 orang.

“Satu orang pasien Covid-19 jenis kelamin perempuan usia 78 tahun yang berdomisili di Desa Sanur Kaja dinyatakan meninggal dunia pada, 29 Agustus lalu. Kasus positif diketahui bertambah 25 orang yang tersebar di 13 desa/kelurahan, sementara pasien sembuh bertambah 20 orang. Masyarakat diimbau lebih disiplin terapkan protokol kesehatan, mengingat kembali ditemukan kasus positif Covid-19 dengan klaster upacara adat keagamaan upacara ngaben di Sanur Kaja,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga :  Buka Pendaftaran, Golkar Jamin Tanpa Mahar

Ditambahkan Dewa Rai, ke-13 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, yakni Kelurahan Sanur sebanyak 4 orang, Desa Dangin Puri Kaja, Kelurahan Renon, dan Desa Sumerta Kelod masing-masing sebanyak 3 kasus. Untuk Desa Pemecutan Kelod, Desa Dauh Puri Kauh dan Kelurahan Pemecutan mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak 2 orang.

Sedangkan 6 desa/kelurahan lainnya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif, yakni Desa Dangin Puri Kangin, Kelurahan Padangsambian, Desa Dauh Puri Kelod, Kelurahan Pedungan, Desa Dangin Puri Kaja dan Desa Sanur Kauh. Sementara sebanyak 30 desa/kelurahan untuk sementara nihil penambahan kasus positif Covid-19 baru.

Baca juga :  WNA Jepang Dirujuk ke Mangusada, Kadinkes Sebut Sesuai Protap

Terkait kasus 1 orang pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia, Dewa Rai menceritakan kronologisnya yang bermula dari upacara pengabenan di Desa Sanur Kaja. Di mana, pasien meninggal masih memiliki hubungan keluarga dengan warga yang dinyatakan meninggal dunia pada data sehari sebelumnya. Selanjutnya, pasien mengalami gejala panas yang disertai batuk. Sempat menjalani perawatan di RSUP Sanglah sejak, 23 Agustus 2020, dan dinyatakan meninggal dunia pada, 29 Agustus 2020. “Jadi ini sudah merupakan klaster upacara pengabenan karena dari hasil tracking lanjutan ditemukan 11 orang yang positif Covid-19, karena sempat hadir pada upacara pengabenan tersebut,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Pantai Padanggalak dan Biaung Ditutup, Kecuali untuk Ini

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.652 kasus. Sementara itu, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.537 (93,04 persen), 19 orang memlninggal dunia (1,15 persen) dan 96 orang masih dalam perawatan (5,81 persen). (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini