Dua Pasien lagi Meninggal Dunia, Kasus Baru Capai 160

0
6
Dua Pasien lagi Meninggal Dunia, Kasus Baru Capai 160
MAKAMKAN JENAZAH - Tim GTPP Bangli saat memakamkan jenazah pasien covid-19 di Desa Serai, Kintamani, Selasaa (1/9) kemarin. (DenPost/ist)

Denpasar, DenPost

Menurut data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Bali pada Selasa (1/9/2020) kemarin  kembali mencatat dua pasien covid-19 yang meninggal dunia. Keduanya adalah warga Denpasar dan Bali. Kumulatif pasien meninggal hingga kini mencapai 70 atau 1,3 persen (rinciannya 68 WNI dan dua WNA).

Kabar buruknya lagi, penambahan kasus mencetak rekor baru sejak wabah ini melanda Bali pada pertengahan Maret 2020. Jumlahnya yang tercatat pada Selasa kemarin sebanyak 160 kasus. Dengan demikian, kumulatif kasus yang ditangani Bali hingga kini mencapai 5.367. Pasien sembuh sebanyak 100 pasien, sehingga total kasus sembuh mencapai 4.534 orang (84,48 persen), dan Kasus aktif sebanyak 763 (14,22 persen).

Mengenai pasien covid-19 di Kota Denpasar yang meninggal dunia adalah seorang wanita usia 78 tahun asal Desa Sanur Kaja pada 29 Agustus lalu. Kematian ini merupakan yang kali ketiga secara berturut-turut. Kronologinya, warga itu mengikuti upacara pengabenan di Desa Sanur Kaja. Pasien yang meninggal ini masih ada hubungan keluarga dengan warga yang dinyatakan meninggal dunia sehari sebelumnya. Pasien mengalami gejala panas  yang disertai batuk. Sempat menjalani perawatan di RSUP Sanglah sejak 23 Agustus, tapi dia akhirnya meninggal dunia pada 29 Agustus lalu. “Ini merupakan klaster upacara pengabenan karena dari hasil tracking lanjutan ditemukan sebelas orang positif covid-19. Mereka hadir pada upacara pengabenan tersebut,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Lepas Kendali, Pemuda Asal Jakarta Tewas Usai Terbentur Aspal

Pada hari yang sama, kasus positif melonjak sebanyak 25, dan pasien sembuh tercatat 20 orang. Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.652 kasus. Pasien sembuh di Kota Denpasar menjadi 1.537 (93,04 persen), 19 orang (1,15 persen) meninggal, dan  96  orang (5,81 persen) masih dirawat.

Di tempat terpisah, Humas GTPP Bangli I Wayan Dirgayusa menyebutkan seorang pasien yang meninggal adalah seorang wanita usia 42 tahun asal Desa Serai, Kintamani. Dia berstatus PDP di RSUD Bangli yang dirawat sejak 25 Agustus. Hasil pemeriksaan swab, dia dinyatakan positif terpapar virus corona. Tak dijelaskan riwayat sakitnya hingga menjadi PDP di RS. Sebagaimana protap, penanganan jenazah pasien dilakukan petugas dari tim GTPP Bangli di antaranya BPBD Bangli dan perwakilan keluarga.

Baca juga :  Belanda Kembalikan Dua Benda Pusaka Milik Kerajaan Klungkung

Hingga Selasa, total kasus di Bangli mencapai angka 570. Dari jumlah itu, sebagian besar dinyatakan sembuh. Selain itu ada tambahan 16 kasus baru.

Perkembangan kasus covid-19 di Buleleng juga cukup tinggi. Pada Selasa kemarin tercatat 41 kasus baru, sehingga secara akumulasi pasien positif sebanyak 437 orang. Menurut Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, I Ketut Suweca, pasien baru itu masing-masing asal Kecamatan Buleleng (22 orang), Kecamatan Sawan (tujuh orang), Kecamatan Sukasada dan Kubutambahan masing-masing empat orang, dan Kecamatan Tejakula dua orang, serta Kecamatan Seririt dan Banjar masing-masing seorang.

Baca juga :  Dewan Badung Tolak PHR Tak Dipungut, Begini Reaksi Wagub

Selain kasus baru, sebanyak 27 orang sembuh. Secara akumulasi, pasien sembuh sebanyak 377 orang.

Berita mengejutkan juga datang dari Karangasem bahwa pada Senin (31/8) lalu ada penambahakan kasus baru sebanyak 92, sehingga totalnya menjadi 383 warga yang terkonfirmasi covid-19. Dari seluruh data, Kecamatan Karangasem menjadi penyumbang tertinggi jumlah pasien positif yakni 158 orang. (eka/bin/way/yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini