Jembrana Kembali Catat Satu Pasien Meninggal

0
7
Jembrana Kembali Catat Satu Pasien Meninggal
PULANG - Pasien terkonfirmasi positif covid-19 namun tanpa gejala yang diisolasi di Hotel Jimbarwana dinyatakan sudah sembuh dan dipulangkan, Rabu (2/9/2020).

Negara, DenPost

Satu pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Jembrana meninggal. Pasien ini meninggal dunia setelah dirawat beberapa jam di RSU Negara, Selasa  (1/9/2020) pagi. Warga yang meninggal berusia 64 tahun asal Desa Tuwed, Melaya dengan hasil swab positif.

Pasien memiliki catatan kesehatan beberapa kali berobat ke rumah sakit swasta serta pernah ke RS Sanglah. Riwayat kesehatannya memiliki sakit jantung, paru dan ginjal.

“Meninggal Selasa pagi di RSU Negara setelah dirujuk dari salah satu rumah sakit swasta. Sempat ditangani selama dua jam di RSU Negara sebelum meninggal  dunia. Hasil swabnya keluar sore harinya dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19, ” papar Jubir GTPP Covid-19,  dr. I Gusti Agung Putu Arisantha, Rabu (2/9/2020).

Baca juga :  Dua Siswa Tenggelam di Bendungan Palasari

Penanganan jenazah tetap menggunakan protokol covid-19. Berdasarkan pertimbangan keluarga, rencananya  jenazah akan dikremasi di Kabupaten Bangli tanggal 4 September nanti.

Selain pasien meninggal, ada 4 warga Jembrana terkonfirmasi covid-19 namun tanpa gejala  yang dipulangkan setelah menjalani isolasi mandiri di Hotel Jimbarwana. Menurut Arisantha yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit  Dinas Kesehatan Jembrana, pasien yang dipulangkan asal Banyubiru namun tinggal di Badung. Mereka termasuk klaster keluarga di mana ayah , ibu dan anaknya terkonfirmasi positif. Satu lagi yang dipulangkan  berasal dari Loloan Barat, pria berusia 22 tahun.

Baca juga :  Polres Jembrana Tangkap Pencuri Traktor

” Kita pulangkan dengan dibekali surat keterangan sehat. Artinya mereka dinyatakan sudah bebas dari virus covid-19 lewat serangkaian pengamatan dan pemberian antiviral maupun vitamin,” kata Arisantha. Kendati sudah dinyatakan sembuh, Arisantha tetap berharap  mereka menjalankan  protokol kesehatan yang dianjurkan.

Dikatakannya, kendati kini sudah sembuh bukan berarti tidak bisa terinfeksi ulang di luar. “Kendati pernah terjangkit dan kini sembuh, bukan berarti sistem tubuhnya menjadi kebal dan masih memungkinkan terinfeksi kembali di luar. Karena itu tetap patuhi protokol kesehatan,” sarannya. (120)

Baca juga :  Gugus Tugas Ingatkan Warga Waspadai Penipuan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini