Puluhan Peluru dan Senjata Laras Panjang Diamankan dari Rumah Tri Nugraha

0
6
Puluhan Peluru dan Senjata Laras Panjang Diamankan dari Rumah Tri Nugraha
TUNJUKKAN FOTO - Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Dodi Rahmawan, saat menunjukkan pistol revolver Tri Nugraha yang dipakai bunuh diri.

Kereneng, DenPost

Selain melakukan olah TKP di lokasi tewasnya Tri Nugraha, yakni di toilet Kejati Bali, aparat Resmob Direktorat Reskrimum Polda Bali juga menyisir rumah mantan Kepala BPN Denpasar-Badung itu. Di dalam rumah Tri Nugraha, di Jalan Gunung Talang, Denpasar Barat petugas menemukan senjata laras panjang dan puluhan peluru.

Hanya saja hingga berita ini ditulis belum diketahui darimana Tri mendapatkan senjata api tersebut. Dan, hal tersebut masih dalam penelusuran pihak kepolisian. “Yang pasti semuanya ilegal. Senpi-senpi itu tidak terdaftar dan memiliki izin,” kata Direktur Reskrimum Polda Bali, Kombes Dodi Rahmawan, Rabu (2/9/2020).

Baca juga :  Sehari, Lima Warga Bangli Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dodi merinci senpi yang diamankan dari  rumah Tri. Seperti, satu pucuk laras panjang Mauser seri 652178. Kemudian satu senpi kecil merk North American Arms berisi lima butir peluru kaliber 22. “Senjata laras panjang itu ditempel di dinding rumah Tri Nugraha,” ungkap Dodi Rahmawan.

Tak sampai di sana, petugas juga mengamankan puluhan butir peluru yang ditaruh dalam tas pinggang. Masing-masing, 28 butir peluru tajam, satu selongsong peluru panjang, 40 butir peluru kaliber 45 auto, 3 butir peluru kaliber 9 mm,  20 butir peluru 9 mm, satu magazen hitam dan dua sikat pembersih senjata. “Tiga buku senjata atas nama Tri Nugraha juga kami amankan. Tapi senjatanya tidak ada. Selain itu satu kotak senjata merk Alfa juga kami temukan di rumah mewah Tri,” papar Dodi.

Baca juga :  Meski Warga Ber-KTP NTB Boleh Nyeberang, Padang Bai Tetap Sepi

Berdasarkan hasil  pemeriksaan Direktorat Intelkam Polda Bali, kata Dodi Rahmawan, senjata api tersebut tidak terdaftar alias ilegal termasuk pistol revolver yang dipakai Tri Nugraha menembak dada kirinya hingga tewas. “Kami sedang melakukan uji balistik terhadap senpi dan peluru yang ditemukan termasuk mendalami apakah senjata-senjata itu pernah dipakai melakukan suatu tindak pidana,” tegasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini