Bawaslu Temukan Pelanggaran Prokes Saat Pendaftaran Dua Paslon

0
9
Picsart 09 08 04.41.16
Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Adi Muliyawan

Negara, DenPost

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jembrana menemukan adanya pelanggaran penerapan protokol kesehatan saat dua pasangan calon mendaftar ke KPUD Jembrana.
Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jembrana yang diusung PDIP Jembrana dan Hanura, I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa mendaftar pada 4 September lalu. Sedangkan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Jembrana yang diusung 13 partai dalam Koalisi Jembrana Maju (KJM) I Nengah Tamba dan Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat), mendaftar ke KPUD Jembrana pada 6 September 2020.

Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Adi Muliyawan, Selasa (8/9/2020) mengatakan, kedua pasangan calon diduga melakukan pelanggaran penerapan protokol kesehatan di mana tidak menjaga jarak dan melakukan konvoi.
“Sebagaimana yang diamanatkan dalam pengawasan adalah tugas kami. Dan, kami akan membuat surat saran perbaikan dan bilamana diperlukan akan meneruskan dugaan pelanggaran lainnya ke instansi berwenang untuk penindakan terkait pelanggaran protokol kesehatan,” jelas Pande.

Baca juga :  Ukur Kemampuan Kognitif, Bapaslon Jalani Uji Psikologi

Sementara pelanggaran lainnya pihaknya belum menemukan. Pande menyatakan akan melakukan verifikasi. Tidak hanya mengawasi terkait UU pilkada, kata Pande, bisa juga dasar hukum lainnya baik UU ASN dan UU desa, instansi presiden, perbup, perda yang berkenaan dengan sanksi.
Pande berharap pelanggaran bisa diminimalisasi hingga pemilihan berlangsung. (121)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini