Kembali, 1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar

0
2
Picsart 09 08 06.43.26
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DenPost

Kembali kabar duka berhembus ditengah penanganan Covid-19 di Kota Denpasar. Pada, Selasa (8/9/2020), tercatat 1 orang pasien meninggal dunia. Sementara pasien sembuh bertambah 5 orang dan kasus positif Covid-19 melonjak drastis sebanyak 37 orang yang tersebar di 21 desa/kelurahan.

“Kembali kami 1 orang lagi pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama ikut mencegah penularan Covid-19 dengan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan, mengingat kasus kembali meningkat,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga :  Ngurah Rai Ditarget 37 Juta Penumpang

Dewa Rai menambahkan ke-21 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, yakni Kelurahan Renon, Desa Pemecutan Kaja, Kelurahan Pemecutan, Desa Tegal Harum dan Kelurahan Pedungan dengan 3 kasus positif, Kelurahan Panjer, Kelurahan Sesetan, Kelurahan Sanur, Kelurahan Padangsanbian dan Desa Pemecutan Kelod penambahan 2 kasus. Sedangkan 11 desa/kelurahan lainnya mencatatkan masing-masing 1 kasus positif Covid-19. Sementara itu, sebanyak 22 desa/kelurahan tercatat nihil penambahan kasus harian.

Baca juga :  Perumda Tirta Sewaka Dharma Perpanjang Gratis Tagihan

Terkait pasien meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan pasien meninggal dengan status domisili di Kelurahan Renon dan berasal dari Kabupaten Buleleng, seorang laki-laki (47) terpapar Covid-19 pada, 31 Agustus 2020, dan meninggal dunia pada, 1 September 2020. Pasien diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes militus.

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.864 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.636 orang (87,82 persen), meninggal dunia sebanyak 28 orang (1,50 persen) dan yang masih dalam perawatan sebanyak 199 orang (10,68 ). (112)

Baca juga :  By-pass IB Mantra Gelap, Komisi III Ungkap Penyebabnya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini