Ditemukan, Belasan Ribu Pemilih TMS Kembali Terdaftar dalam DP Model A-KWK KPU

0
3
Picsart 09 08 06.47.32
SERAHKAN DPS - Ketua KPUD Jembrana, Ketut Tangkas Sudiantara, saat menyerahkan hasil penetapan DPS kepada Kakankesbangpol Jembrana.

Negara, DenPost

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Selasa (8/9/2020), melaksanakan tahapan penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana.

Dalam penetapan DPS tersebut, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jembrana menemukan kejanggalan DPS tahun 2020, lebih banyak dua ribuan pemilih dibanding DPS tahun lalu.

Bawaslu Jembrana menemukan kejanggalan dan menjadi catatan penting terkait dengan DPS ini. Lantaran ada sebanyak 11.702 pemilih yang tidak memenuhi syarat kembali terdaftar dalam Daftar Pemilih Model A-KWK KPU. Bahkan, ada sebanyak 1.800 pemilih yang memenuhi syarat malah tidak tercatat di A-KWK KPU.

Baca juga :  Menjelang New Normal, Tim Gugus Tugas Gerebek Pasar

Bawaslu Jembrana juga menemukan ada sebanyak 725 data invalid, sebanyak 750 pemilih jauh dari lokasi TPS dan sebanyak 3.453 warga yang sudah meninggal dunia masih tercatat dalam A-KWK KPU.

Dalam rapat pleno tersebut, KPUD Jembrana sebelum menetapkan jumlah pemilih terdapat 249.317 A-KWK. Namun, setelah melakukan coklit pihak KPUD Jembrana menetapkan DPS Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jembrana tahun 2020, sebanyak 237.422 pemilih. Dari jumlah tersebut, sebanyak 117.425 pemilih berjenis kelamin laki-laki dan 119.997 pemilih berjenis kelamin perempuan. Sedangkan jumlah TPS yang ada se- Kabupaten Jembrana, sebanyak 640 TPS.

Baca juga :  Terkonfirmasi Positif di Jembrana Bertambah dan Dua Pasien Sembuh Dipulangkan

Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, mengatakan pihaknya hanya memberikan masukan terkait regulasi saja. Ada pemilih Memenuhi Syarat (MS) yang tidak tercatat dalam formulir A-KWK KPU dan juga malah yang meninggal dunia masih tercatat pada formulir A-KWK KPU termasuk pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) masih masuk pada A-KWK KPU.

Terkait temuan Bawaslu Jembrana tersebut, Ketua KPUD Jembrana, I Ketut Gde Tangkas Sudiantara, mengaku masih mempunyai waktu untuk melakukan perbaikan data pemilih sebelum nantinya DPS ini resmi ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). (120)

Baca juga :  Dua Bocah Jadi Korban DB, Begini Penjelasan Diskes Jembrana

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini