Jelang Galungan, Peternak Babi Diharapkan “Restocking”

0
4
Konsep Otomatis

Amlapura,DenPost

Kebutuhan daging babi jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan ini diprediksi akan tinggi. Terkait itu, Kabid Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, Made Ari Susanta berharap para peternak babi dapat melakukan penyetokan ulang atau restocking. Pihaknya optimis pasca diterpa Virus ASF, permintaan daging babi akan kembali tinggi walau masih fluktuatif. Peternak diharapkan tetap optimis, sebab kasus babi mati di Karangasem kini kian menurun.

“Restocking diharapkan mampu meningkatkan jumlah populasi babi. Apalagi kebutuhan daging babi selalu tinggi untuk kuliner atau upacara,” sarannya. Tak hanya itu, ia berharap dengan restocking, jumlah babi siap potong dapat memenuhi kebutuhan pasar. “Populasi babi di peternak saat ini diperkirakan mencapai 20.719 ekor. Sebenarnya angka tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan daging babi masyarakat,” jelasnya.

Baca juga :  Makanan di Senggol Amlapura Bebas Zat Berbahaya

Kendati demikian dimasa virus ASF mulai dapat dikendalikan ini, sebenarnya cukup baik untuk para peternak yang sempat berhenti akibat virus, untuk kembali bangkit. “Dengan tetap menerapkan biosecurity, saya yakin stok ulang bibit babi aman,” ucap Ari.

Ditanya perihal angka kematian babi saat ini. Berdasarkan laporan dan pengamatan petugas tiap kecamatan, Ari menuturkan ada 321 kasus kematian babi sepanjang Februari hingga Agustus. Penurunan jumlah yang cukup signifikan dari bulan sebelumnya ini, menurutnya karena peternak yang mulai sadar melakukan upaya pencegahan. “Walau demikian peternak diimbau tidak abai. Khususnya dalam menerapkan prosedur biosecurity dan pengendalian lalu lintas orang dan ternak wajib dijalankan demi cegah penyakit,” harapnya. (Yun)

Baca juga :  Kapolres Imbau Warga Karangasem Tak Mudik

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini