Kedisiplinan Prokes Ikut Tentukan Keberhasilan Pilkada 2020

0
3
Picsart 09 10 07.47.57
BAGI MASKER - Aksi pembagian masker yang dilakukan para Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Kamis (10/9/2020).

Sumerta Klod, DenPost

Selain mengajak masyarakat menggunakan hak pilih di Pilkada, 9 Desember 2020, mengedukasi kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan menjadi kerja keras menyukseskan pilkada itu.

Bakal Calon Wakil Walikota Denpasar, Made Bagus Kertha Negara, menilai kedisiplinan menerapkan protokol turut menentukan keberhasilan Pilkada saat pandemi. Mengimbangi upaya pemerintah yang telah menerbitkan aturan, dia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran.

“Kita sudah tujuh bulan menghadapi pandemi ini. Pemerintah sudah mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Namun, kasus terus meningkat dan itu artinya kesadaran kita yang harus ditingkatkan,” ujarnya, dalam aksi pembagian masker, Kamis (10/9/2020), di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar.

Baca juga :  Penyaluran Keempat, Bali Terima 5.900 APD

Dia yang juga Wakil Bendesa Adat Denpasar ini, mengajak agar masyarakat semakin sadar menerapkan prokes dalam beraktivitas. Seperti menggenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Menurutnya, prokes semakin mudah dilakukan karena sarananya telah banyak tersedia.

Justru, dia menilai menerapkan prokes merupakan kebutuhan dalam memasuki kehidupan era baru. “Virus ini jelas dampaknya. Menurut saya, masker layaknya seperti kebutuhan baju. Kita butuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini untuk kita bersama, juga demi pemulihan ekonomi,” tuturnya.

Baca juga :  Dewan Desak Pemkot Fokuskan Anggaran untuk Tangani Covid-19

Berkorelasi dengan Pilkada serentak 2020, dia menilai kedisplinan masyarakat dalam menerapkan prokes menentukan kesuksesan kontestasi politik ini. Maka selain menggunakan hak suara pada, 9 Desember mendatang, dia mengajak masyarakat untuk memahami protokol yang berlaku di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Sebagai gambaran, TPS akan menerapkan skema baru saat pemilihan nanti. Mulai dari pembatasan jumlah masyarakat di TPS, wajib mencuci tangan, wajib uji temperatur, menggunakan sarung tangan yang telah disiapkan KPU saat menyoblos dan menggunakan masker. (106)

Baca juga :  Warga Positif Corona di Bali Bertambah 13, Total Jadi 235

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini