Kunjungi Pasar Gotong Royong, Ini Harapan Suiasa

0
5
Kunjungi Pasar Gotong Royong, Ini Harapan Suiasa
PASAR - Wabup Suiasa saat mengunjungi Pasar Gotong Royong Krama Bali yang dilaksanakan untuk ketigakalinya di Puspem Badung, Jumat (11/9/2020).

Mangupura, DenPost

Pelaksanaan Pasar Gotong Royong Krama Bali yang dilaksanakan untuk ketigakalinya di Puspem Badung, Jumat (11/9/2020) mendapatkan perhatian khusus dari Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa. Pasar yang diselenggarakan Pemkab Badung di pelataran parkir selatan lapangan Puspem tersebut bertujuan untuk mengatasi kendala pemasaran yang dihadapi petani dan pelaku UMKM di masa pandemi covid-19.

“Produk petani dan UMKM lokal yang dihadirkan pada Pasar Gotong Royong ini merupakan upaya nyata kita untuk membantu pemasaran dan menggerakkan sektor ekonomi masyarakat bawah, terlebih sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Semoga kegiatan ini bisa membantu kebutuhan hari raya masyarakat kita,” kata Suiasa.

Baca juga :  Suiasa Buktikan Pemerintah Selalu Ada di Tengah Masyarakat

Selain menggandeng petani dan pelaku UMKM, Suiasa ingin memberikan contoh kualitas produk kepada para konsumen yang nantinya dapat membeli produk-produk tersebut secara langsung sehingga diharapkan dapat membantu produsen maupun konsumen lebih dekat melakukan transaksi. “Kami selaku pemerintah daerah memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pasar Gotong Royong ini. Kami harapkan kegiatan yang didasari atas keinginan untuk maju dan bangkit bersama dari keterpurukan akibat pandemi mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat Badung. Dengan meningkatkan kepedulian pegawai dan karyawan serta masyarakat secara bergotong royong membantu petani, nelayan, perajin dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah dengan membeli hasil produk mereka,” papar Suiasa.

Baca juga :  Usai Tetapkan Tiga Tersangka, Kejaksaan Kembali Geledah LPD Kekeran

Lebih lanjut disampaikan, pandemi covid-19 telah berdampak secara ekonomi dan sosial yang mengakibatkan menurunnya pemasaran produk pertanian, perikanan dan industri lokal Badung. Pemerintah Daerah, instansi vertikal, BUMN/BUMD dan pihak swasta yang relatif tidak terkena dampak diharapkan harus hadir dan peduli secara bersama-sama dalam melindungi para petani, nelayan, perajin dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah melalui pelaksanaan Pasar Gotong Royong tersebut. (a/115)

Baca juga :  Di Desa Adat Kerobokan, Pedagang Tidak Layani Pembeli Tanpa Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini