Lagi, 1 Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar

0
3
Picsart 09 17 07.17.54
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DenPost

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, kembali mencatat adanya pasien meninggal dunia akibat Covid-19. Pada, Kamis (17/9/2020), diketahui 1 orang pasien Covid-19 meninggal dunia.

Sementara itu, kasus sembuh tercatat bertambah sebanyak 24 pasien dan kasus positif tercatat bertambah sebanyak 19 orang yang tersebar di 11 desa/kelurahan.

“1 orang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia, kasus positif bertambah 19 orang dan kasus sembuh bertambah 24 orang. Perkembangan kasus Covid-19 yang semakin meningkat, seluruh masyarakat diharapkan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Baca juga :  Pukul Polisi di Jakarta, Pria Nigeria Digerebek di Buleleng

Dewa Rai menambahkan terdapat 11 desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, yakni Desa Padangsambian Kaja sebanyak 4 kasus, disusul Kelurahan Padangsambian, Desa Peguyangan Kaja, Desa Dauh Puri Kelod, Kelurahan Panjer dan Kelurahan Sesetan masing-masing sebanyak 2 orang positif. Sementara Kelurahan Pemecutan, Desa Pemecutan Kaja, Desa Penatih Dangin Puri, Desa Tegal Harum dan Kelurahan Pedungan masing-masing 1 orang. Sebanyak 33 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Baca juga :  Soal Kasus Covid-19 di Bali, Ini Pergerakannya

Terkait kasus meninggal, Dewa Rai menjelaskan pasien diketahui berjenis kelamin perempuan dengan domisili di Kelurahan Sesetan. Pasien dinyatakan positif Covid-19 pada, 6 September 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada, 13 September 2020. Adapun pasien diketahui memiliki penyakit penyerta atau komorbit yakni diabetes militus dan hipertensi.

Secara kumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.111 kasus. Untuk jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.816 orang (86,03 persen), meninggal dunia sebanyak 38 orang (1,80 persen) dan yang masih dalam perawatan sebanyak 257 orang (12,17 ). (112)

Baca juga :  Jabat Ketua HAPI Bali, ‘’Tang’’ Sebut Masalah Tanah Hambat Investasi di Bali

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini