Pariwisata Nusa Penida Lumpuh, Suwirta Rancang Ini

0
7
Pariwisata Nusa Penida Lumpuh, Suwirta Rancang Ini
MANGROVE - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta ketika meninjau hutan mangrove yang luasnya mencapai tiga sampai empat hektar di Ceningan, Nusa Penida, Rabu (16/9/2020).

Semarapura, DenPost

Pandemi covid-19 telah melumpuhkan sektor pariwisata di wilayah Nusa Penida. Kondisi itu membuat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta putar otak. Dia akhirnya merancang menata sektor penunjang pariwisata. Seperti di Pulau Ceningan, Desa Lembongan, Suwirta dia berencana untuk membuat budidaya udang, kerapu, dan kepiting di kawasan mangrove sehingga kelak hasilnya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga dan juga kuliner seafood bagi wisatawan.

Rencana tersebut dicetuskan Suwirta ketika meninjau hamparan hutan mangrove yang luasnya mencapai tiga sampai empat hektar di Ceningan, Rabu (16/9/2020). Didampingi Perbekel Lembongan, I Ketut Gede Arjaya dan juga Kelompok Tani Bakung Sari, Suwirta mengatakan dahulu kawasan mangrove yang berada di sebelah timur Pulau Ceningan tersebut adalah tempat tambak ikan bandeng. Sayangnya, saat ini sudah tidak aktif lagi.

Baca juga :  Diguyur Hujan, Tanaman Cabai di Selisihan Layu

“Saya akan memanfaatkan kembali kawasan mangrove tersebut untuk budidaya udang, kepiting, dan kerapu yang nanti dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan seafood bagi wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida. Bahkan bisa juga dikirim ke kawasan restoran dan rumah makan di Bali daratan,” katanya.

Tak hanya fokus pada kebutuhan pariwisata, Suwirta juga menarget budidaya tersebut dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari warga setempat. Apalagi harga yang ditawarkan juga pasti lebih terjangkau dan tentunya masih segar. Di samping itu, apabila pariwisata sudah pulih, lokasi tersebut juga bisa dimanfaatkan sebagai objek wisata edukasi.

Baca juga :  Stok Habis, RSUD Klungkung Bingung Cari Alat Rapid Test Murah

Lebih lanjut diungkapkan, mengingat kawasan yang akan digunakan merupakan kawasan mangrove dengan luas kurang lebih tiga sampai empat  hektar, Pemkab akan berupaya melakukan konsultasi dengan para ahli terlebih dahulu. “Saya sudah bertemu dengan Menteri Kelautan, dan beliau mendukung ide tersebut dan Pemkab Klungkung sendiri sudah mulai melakukan perencanaan,” imbuhnya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini