Gali Tanah, Warga Labuan Temukan Minyak Seperti Solar

0
12
Picsart 09 20 11.50.43
MENAMBANG MINYAK - Salah seorang warga terlihat menambang minyak di tanah galian di Banjar Labuan, Desa Antiga, Manggis, Karangasem.

Amlapura, DenPost

Fenomena tidak biasa terjadi di lahan kosong, di Banjar Labuan, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem. Berawal dari para pemancing yang mencium bau menyengat dari sebuah lahan kosong, dekat Pantai Labuan pada Senin (14/9/2020) lalu, warga akhirnya nekat menggali tanah tersebut.

Betapa kagetnya warga, belum terlalu dalam menggali, mereka menemukan minyak berwarna hitam pekat keluar dari tanah yang digali. Hingga Minggu (20/9/2020), warga labuan secara bergilir menambang minyak yang masih terus keluar di lokasi tersebut.

Hal tersebut diceritakan salah seorang warga, Wayan Gulo. Ditemui saat menambang minyak pada Sabtu (19/9/2020), Gulo menduga minyak tersebut berjenis solar. “Saya dan warga lainnya coba menampung. Tapi belum sempat menggunakannya,” tuturnya.

Baca juga :  Seluruh Akses Jalan ke Rendang Ditutup

Hal senada diungkapkan warga lainnya, Wayan Wenten. Pria yang berprofesi sebagai nelayan ini, berencana akan mencoba menggunakan minyak yang ia tampung untuk menghidupkan mesin kapalnya. “Ya, bersyukur kalau mau, kalau tidak mau ya pakai bahan bakar sampah bisa,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wenten menuturkan, keberadaan minyak tersebut tak sepenuhnya berdampak baik. Beberapa warga mengeluh sesak karena bau menyengat akibat temuan tambang minyak ini. “Baunya menyengat sekali. Warga yang tinggal dekat sini mengeluh,” ungkapnya.

Baca juga :  Usai Terima Surat PHK, Penjaga Villa Gantung Diri

Tak hanya itu, pantauan di lapangan, beberapa tanaman singkong dan pisang di kawasan tersebut juga mendadak mati diduga akibat minyak tersebut. “Minyak sampai ke sungai, tempat yang biasanya digunakan untuk mencari air untuk sapi. Dengan adanya minyak ini, warga kesulitan cari air,” imbuh Wenten.

Wenten menuturkan, ada dua dugaan menurut analisis warga terkait sumber minyak ini. Pertama dari pipa Depo Pertamina yang kebetulan ada di dekat lokasi tersebut yang diduga bocor. Kedua, pemilik tanah di kawasan tersebut memiliki sumur bor. “Diduga minyak dihasilkan dari sumur tersebut. Kami sudah sempat melapor ke Depo tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Baca juga :  Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, Pasar Badung Dilengkapi Ini

Dimintai konfirmasi terkait masalah itu, Manager PT Pertamina Persero Manggis, Bangbang Sugiyono, mengaku telah melakukan pengecekan mitigasi ke seluruh pipa. “Hasilnya seluruh pipa kami aman. Tidak ada kebocoran,” katanya. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini