Edukasi Penggunaan Masker Harus Dengan Komunikasi Efektif

0
7
Picsart 09 20 12.05.07
BERTEMU - Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf saat bertemu pakar komunikasi, DR. Aqua Dwipayana.

Dauh Puri, DenPost

Mendisiplinkan masyarakat agar mengenakan masker dan menerapkan protokol kesehatan (prokes), menjadi konsentrasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali. Berbagai upaya pendekatan yang humanis telah dilakukan Gugus Tugas, namun masih saja ditemukan masyarakat yang abai terhadap penerapan prokes.

Akibatnya, kasus baru dan jumlah pasien yang meninggal sempat menanjak pada dua minggu lalu di mana angkanya mencapai tiga digit. Setelah seminggu terakhir menurun menjadi dua digit. Diskusi penanganan pandemi di Bali itu muncul dalam pertemuan pakar komunikasi, DR. Aqua Dwipayana, bersama Danrem 163/ Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, Rabu lalu.

Baca juga :  Kepergok, Pencuri Motor Nyaris Tewas Diamuk Warga

“Pak Aqua, beberapa minggu terakhir ini trend kasus Covid-19 di Bali naik. Terkait dengan itu saya bersama seluruh jajaran di Korem 163/Wira Satya termasuk di semua Kodim terus-menerus mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan secara konsisten. Terutama fokus pada pemakaian masker,” ungkap Husein.

Dalam pertemuan itu, Aqua menyarankan agar seluruh personel TNI yang ditugaskan di lapangan memperkuat kemampuan komunikasi mereka. Menurutnya, itu adalah senjata utama yang cukup ampuh untuk menyadarkan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan. Salah satunya menunjukkan bahwa petugas teladan melaksanakan protokol kesehatan.

Baca juga :  Pelanggaran Prokes Masih Marak, Sehari 19 Warga Didenda

“Kemampuan komunikasi yang efektif itu penting, sehingga saat menegur orang-orang yang tidak disiplin terkait covid-19, pesannya disimak dan dilaksanakan,” kata Aqua.

Sejak diberlakukan Peraturan Gubenur Bali Nomor 46 Tahun 2020 pada 7 September lalu, Kodim dan Koramil jajaran Korem 163/ Wira Satya gencar melakukan pendisiplinan di pasar, objek wisata, hingga tempat ibadah.

Aksi itu sejalan dengan instruksi Presiden Ir. Joko Widodo kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo. Yakni memberi atensi khusus untuk menurunkan kasus covid-19 di sembilan provinsi dalam waktu dua minggu. (106)

Baca juga :  DPRD Denpasar Tunda Seluruh Kegiatan di Bulan Maret

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini