Restorasi Rumah Ibunda Bung Karno Diminta Menyerupai Aslinya

0
4
Picsart 09 20 08.11.04
RESTORASI - Anggota DPRRI Dapil Bali, Kariyasa Adnyana, saat hadir dalam peletakan batu pertama restorasi rumah Rai Serimben, di Bale Agung, Minggu (20/9/2020).

Singaraja, Denpost

Restorasi rumah ibunda Bung Karno, Nyoman Rai Srimben di Bale Agung, Kelurahan Paket Agung, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng diminta dibuat secara detail dan menyerupai aslinya. Baik, dari segi bahan yang akan digunakan, sturuktur bangunan hingga proses penggerjaannya, sehingga keaslian dari bangunan awal bisa terlihat dengan jelas.

”Tidak ada target. Tetapi saya memberikan arahan agar mendekati bentuk bangunan aslinya. Itu aja,” ujar Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, saat ditemui usai peletakan batu pertama restorasi pembangunan rumah Nyoman Rai Srimben, Minggu (20/9/2020).

Agus Suradnyana, menjelaskan restorasi ini merupakan awal dari pembangunan. Diskusi lebih lanjut akan terus dilakukan dengan keluarga besar Bale Agung (Keluarga Nyoman Rai Srimben) untuk menggali lebih dalam seperti apa kondisi lingkungan dan bangunan di jaman dahulu. Utamanya pada areal rumah Nyoman Rai Srimben untuk dibuat semirip mungkin melalui dokumen-dokumen yang masih tersimpan. “Kita coba lihat-lihat lagi foto-foto lama. Lingkungannya seperti apa. Kita berupaya lingkungannya dikembalikan,” jelasnya.

Baca juga :  Pemkab Buleleng Terima Penghargaan WTP dari Kemenkeu

Apabila ada bangunan yang harus dipindahkan pada pengembalian lingkungan di sekitaran rumah Nyoman Rai Srimben ini, pihaknya akan mendiskusikan dengan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Buleleng, supaya bangunan yang akan dipindahkan diperhitungkan pembangunannya. Berapa nilainya dan posisinya di mana, sehingga lingkungan pada rumah Nyoman Rai Srimben ini menyerupai pada bentuk aslinya. “Jangan setengah-setengah kalau kita mau jadikan ini sebuah cagar budaya,” ujar Agus Suradnyana.

Baca juga :  Usai Karantina, 140 Orang PMI asal Buleleng Pulkam

Sementara perwakilan dari dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Bali, Giri Prayoga, mengungkapkan untuk perubahan restorasi pada rumah Nyoman Rai Srimben akan terus didiskusikan dengan Bupati Buleleng melalui Disbud Buleleng dan pihak keluarga besar Bale Agung Singaraja. Hal ini supaya restorasi yang dilakukan betul-betul menyerupai bangunan aslinya

Pada restorasi ini tidak ada kegiatan penggalian terhadap dasar bangunan. Tetapi sudah diperkirakan akan ada sedikit kenaikan sisi bangunan sekitar 10-15 sentimeter karena dari sisi tangga yang paling bawah kelihatan sangat pendek dikarenakan adanya penimbunan dasar bangunan. ”Ada kenaikan sedikit, karena memang mengembalikan ke aslinya,” ucap Giri Prayoga.

Baca juga :  Polisi Telusuri Oknum Pembuang Bayi di Pantai Pemuteran

Hal senada diungkapkan Anggota DPR RI Dapil Bali, Kariyasa Adnyana, yang mengusulkan kayu-kayunya tidak diganti. “Kayu ini masih bagus, jangan nanti dipernis yang akan mengurangi nilai sejarahnya,” tandasnya. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini