Kasus Lahan Pakudui Kangin dan Pakudui Kawan, Bupati Mahayastra Tawarkan Gabung Jadi Ini

0
5
Picsart 09 22 07.52.05
Plt. Asisten III Setda Kabupaten Gianyar, Dewa Alit Mudiarta.

Gianyar, DenPost

Kasus lahan antara Pakudui Kangin dengan Desa Adat Pakudui Kawan di Desa Kedisan, Kecamatan Tegallalang, Gianyar kini mulai mereda. Hal ini menyusul perwakilan Pakudui Kangin bertemu Bupati Gianyar, I Made Mahayastra di ruang pertemuan Bupati Gianyar, Selasa (22/9/2020).

Rupanya, Pakudui Kangin menerima tawaran damai dan akan bergabung dengan Desa Adat Pakudui. Pertemuan Pakudui Kangin berlangsung di Kantor Bupati Gianyar. Dalam pertemuan perwakilan Pakudui Kangin dihadiri Plt. Asisten III dan Camat Tegallalang.

Baca juga :  Rabu dan Kamis, Tiga Warga Meninggal Akibat Covid-19

Usai pertemuan, Penyarikan Pakudui Kangin, Wayan Subawa mengatakan kedatangan para perwakilan Pakudui Kangin untuk memenuhi undangan dari Bupati Gianyar, I Made Mahayastra.
“Terkait rencana Bupati Gianyar, menawarkan Pakudui Kangin menjadi satu Desa Adat Pakudui,” ujar Subawa.

Kata Subawa, saran Bupati Mahayastra untuk menyesuaikan situasi dan kondisi. Di mana, Pakudui Kangin dengan Pakudui Kawan sempat menjadi satu dan sekarang dipersatukan kembali. “Yang baik dari dulu diperbaiki lagi. Meski ada hal yang memang berkenaan dengan proses hukum yang sudah berjalan. Menurut saran Bupati Gianyar itu saling disesuaikan dengan kepala dingin. Saling bisa diterima,” katanya.

Baca juga :  Jelang Penjamasan Duaja, TNI Laksanakan Karya Bhakti

Atas saran Bupati  Gianyar, selaku perwakilan Pakudui Kangin pihaknya menerima saran tersebut. “Kami menyambut baik dari apa disarankan. Mudah-mudahan, kedepan kami konsisten untuk upaya seperti ini. Harapan masyarakat kami bisa terwujud,” harapnya.

Disinggung terkait eksekusi lahan?, Pihaknya berharap bisa berjalan dengan damai. “Kalau itu sudah, damai saja,” katanya.

Sementara Plt. Asisten III Setda Kabupaten Gianyar, Dewa Alit Mudiarta mengatakan pertemuan perwakilan Pakudui Kangin dengan Bupati Gianyar mengarah kedalam perdamaian dengan Pakudui Kawan. Di mana, rencana Pakudui Kangin bergabung menjadi desa adat. Dikatakan pada prinsipnya Bupati Gianyar ingin kedua pihak bisa bergabung kembali dalam satu adat, seperti semula. “Baik Pakudui Kawan maupun Pakudui Kangin bergabung menjadi satu, sehingga betul-betul merasa nyaman,” ujar Dewa Alit Mudarta, seraya menyatakan akan digelar pertemuan kembali. (116)

Baca juga :  Masih Ada Warga Kenakan Masker Tidak Benar

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini