KPU Karangasem Baru Tetapkan Satu Calon

0
13
Picsart 09 23 03.57.19
PLENO - KPU Karangasem lakukan pleno penetapan satu pasang calon I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa, Rabu (23/9/2020).

Amlapura, DenPost

Kendati ada dua pasangan bakal calon yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem, namun KPU Karangasem baru menetapkan satu pasangan saja. Yaitu Pasangan I Gede Dana dan I Wayan Arta Dipa atau paket Nadi. Penetapan dilakukan  pada Rabu (23/9/2020) dalam pleno tertutup di kantor KPU Karangasem.

Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana, mengungkapkan, penetapan satu calon ini disebabkan karena pasangan petahana I Gusti Ayu Mas Sumatri dengan I Made Sukarena  (Massker) belum melengkapi administrasi. “Kondisi bakal wakil paslon I Made Sukarena yang terpapar covid-19, sehingga sebelumnya harus melengkapi administrasi pengecekan kesehatan. Rabu siang akan dilakukan penyerahan administrasi. Sebab Made Sukarena baru melakukan tes kesehatan Selasa,” terang Krisna.

Baca juga :  Dharma Rucitra III Berhasil Mengapung, Kini Tunggu Pengecekan BKI

Dengan kondisi ini, KPU Karangasem akan melaksanakan tahapan pilkada dengan “dua jalur”. Di mana pasangan Massker baru bisa dilakukan penetapan paslon pada jadwal perpanjangan 3 Oktober nanti. “Jadi Paslon Dana-Dipa mengikuti sesuai tanggal tahapan. Sedangkan Mas Sumatri-Sukarena mengikuti tahapan pada jadwal perpanjangan,” imbuhnya lagi.

Lebih lanjut dikatakan, setelah ditetapkan sebagai paslon, Dana-Dina akan melakukan pengambilan nomor undi pada Kamis (24/9). Namun mengenai teknis dengan kondisi satu paslon, Krisna enggan membocorkan. “Ia kita lihat saja sistemnya nanti,” katanya.

Baca juga :  Taklukkan Karangasem, Koster Bakal Habis-habisan

Setelah pengundian, pasangan Dana Dipa diperbolehkan mulai melakukan kampanye pada 26 September nanti. “Namun untuk pasangan Mas Sumatri dan Sukarena baru bisa mulai kampanye di jadwal perpanjangan pada 5 Oktober nanti,” ucap Krisna.

Sebelum kampanye dimulai, paslon yang masih menjabat dipersilakan untuk mengajukan cuti hingga H-1 jadwal kampanye. “Untuk Gede Dana sudah menyerahkan surat keterangan pengunduran diri dalam proses. Begitu juga Artha Dipa sudah melayangkan surat keterangan proses cuti. Sedangkan untuk Mas Sumatri paling lambat harus menyerahkan surat keterangan cuti pada 4 Oktober nanti,” jelasnya. Dengan kondisi tersebut, Pasangan Dana Dipa akan mendapat waktu lebih panjang 10 hari untuk mengawali start kampanye dari pasangan Massker. “Ya, bisa dibilang demikian,” pungkas Krisna. (yun)

Baca juga :  Warga Sengkidu Tolak Hotel di Wilayahnya Jadi Tempat Karantina

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini