Pemkab Buleleng Terima Penghargaan WTP dari Kemenkeu

0
11
Picsart 09 23 06.32.51
PENGHARGAAN WTP -Pemkab Buleleng, saat menerima penghargaan WTP dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, secara daring, Selasa (22/9/2020).

Singaraja, Denpost

Komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam pengelolaan keuangan, mengantarkan Buleleng kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tercatat, penghargaan yang diterima Pemkab Buleleng ini menjadi WTP yang keenam kalinya diraih sejak tahun 2015.

Penghargaan tersebut, diserahkan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani usai membuka acara Rakornas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 secara daring dan diikuti seluruh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Indonesia, Selasa (22/9/2020).

Baca juga :  GTPP Covid-19 Buleleng Ubah Jam Buka Kegiatan Perdagangan

Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI memberikan penghargaan kepada pemerintah daerah dalam dua kategori, yakni, Pemerintah Daerah yang telah meraih WTP lima kali dan 10 kali berturut-turut.

Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, mewakili Bupati Buleleng usai menerima penghargaan mengucap syukur atas keberhasilan Pemkab Buleleng yang kembali meraih WTP. Meskipun kendala pandemi Covid-19, pemberian penghargaan yang berlangsung secara online atau daring ini dapat berjalan dengan baik. “Keberhasilan Pemkab Buleleng meraih WTP keenam kali secara berturut-turut ini merupakan kerja keras bersama seluruh pihak, baik Badan Pengelola Keuangan hingga seluruh OPD lingkup Pemkab Buleleng,” tuturnya.

Baca juga :  Harga Tanah Tak Sesuai, Warga Enggan Tanda Tangan

Untuk memberi apresiasi terhadap sejumlah daerah yang telah menyandang WTP sebanyak lima kali berturut-turut, termasuk di antaranya Pemkab Buleleng, maka diberikan sebuah anggaran tambahan dari pemerintah pusat yang berupa Dana Insentif Daerah (DID).

“Tambahan anggaran dari Pemerintah Pusat ini akan diberikan kepada Pemkab Buleleng atas capaiannya menyandang WTP enam kali berturut-turut. Atas capaian tersebut, Buleleng juga menjadi salah satu dari kabupaten kota se-Bali dengan pengelolaan yang cukup baik,” jelas Nyoman Sutjidra.

Baca juga :  Bupati Agus Suradnyana Sebut PDP di Buleleng Bertambah

Sementara Inspektur Buleleng, I Putu Yasa, setelah acara mengatakan ditengah pandemi Covid-19 ini seluruh pengelolaan keuangan yang berjalan harus benar-benar transparan dan akuntabel. Dirinya berharap agar seluruh SKPD yang terlibat dalam pengelolaan anggaran Covid-19 dapat dipertanggungjawabkan. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini