Angka Kecelakaan Didominasi Usia Produktif, Ini Pesan Dirlantas Polda Bali

Angka Kecelakaan Didominasi Usia Produktif, Ini Pesan Dirlantas Polda Bali
Dir. Lantas Polda Bali, Kombes Indra

Kereneng, DenPost

Pembatasan aktivitas sosial selama pandemi covid-19, ternyata tak mempengaruhi tingginya kasus kecelakaan lalu lintas di Bali. Buktinya, selama 8 bulan terakhir tercatat 1.350 jumlah kasus lakalantas.

Hal itu diakui Dir. Lantas Polda Bali, Kombes Indra. “Rupanya pergerakan masyarakat memakai kendaraan masih tinggi sejak pandemi terjadi. Hal itu dilihat dari angka kecelakaan yang mencapai 1.350 kasus,” bebernya, Rabu (23/9/2020).

Kecelakaan tersebut didominasi oleh kendaraan roda dua, dengan pengendara sebagian besar tanpa perlengkapan keselamatan berkendara, melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak tertib di jalan. “Model kecelakaan yang terjadi seperti tabrak depan dan samping dan adu jangkrik,” kata perwira tinggi yang baru sepekan memangku jabatan di Polda Bali ini.

Indra mengatakan, kecelakaan yang terjadi paling tinggi dialami usia produktif. Yakni usia 16 sampai 30 tahun. “Ada juga di bawah usia 16 tahun. Anak-anak sudah diberikan atau dibelikan kendaraan oleh orangtuanya dan ini yang menyebabkan terjadi kecelakaan di usia dini,” katanya.

Baca juga :  Coba Masuk Bali, Warga Asal Daerah PSBB Dipulangkan

Karenanya Indra berpesan agar para orangtua ikut mengawasi putra-putrinya agar tidak mengendarai kendaraan sebelum waktunya. “Jangan membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan. Selain itu, bagi pengendara agar tetap disiplin saat berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas, lengkapi diri dengan surat-surat berkendara dan gunakan perlengkapan keselamatan seperti helm,” sarannya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini