Surat Suara Pilkada Badung, Kolom Kosong di Posisi Kiri

0
28
Picsart 09 24 03.49.36
CONTOH - Contoh surat suara usai dilakukan pengundian dan pengumuman tata letak pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung oleh KPU Badung, Kamis (24/9/2020).

Kuta, DenPost

Pengumuman tata letak pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Badung dalam surat suara berlangsung dengan peserta terbatas, Kamis (24/9/2020). Dalam pengumuman tersebut, kolom kosong dalam surat suara mendapat posisi sebelah kiri pemilih. Sedangkan I Nyoman Giri Prasta dan I Ketut Suiasa (GiriAsa) mendapat posisi sebelah kanan pemilih.

Proses pengumuman berlangsung di kawasan Hotel Patra, Kuta Selatan dengan protokol kesehatan yang ketat. Dari live streaming yang ada di lokasi, terlihat di ruang pengundian hanya ada komisioner KPU dibantu beberapa petugas, komisioner Bawaslu, dan paslon. “Sesuai jadwal, hari ini pengundian posisi tata letak pasangan calon. Tadi sudah kita lihat bersama, begitu diambil amplopnya, itu berisi posisi kiri dan kanan. Artinya posisi kiri dan kanan kaca mata pemilih,” ungkap Ketua KPU Badung, Wayan Semara Cipta.

Baca juga :  Akhirnya, Panji-Budi Terima Rekomendasi

Dalam pengundian tersebut, GiriAsa mendapat posisi kanan. Sedangkan di sebelah kiri adalah kolom kosong. “Ketika tadi sudah diambil dan diperoleh hasilnya, yaitu kanan posisi pasangan calonnya. Maka ini berdampak pada penerapan pada Alat Peraga Kampanye, baik berupa baliho, spanduk, dan umbul-umbul. Kemudian bahan kampanye berupa brosur, flyer, selebaran dan sebagainya. Terakhir berdampak pada desain surat suara. Jadi desain surat suara nanti ada dua kolom. Satu berisi foto pasangan calon yang posisinya letaknya di kanan. Yang di kiri berarti kolom tidak bergambar atau kolom kosong,” jelas pria yang sering disebut Kayun tersebut.

Baca juga :  Vidcon Sosialisasi P4GN, Waspadai Narkoba di Tengah Pandemi

Sementara itu, Giri Prasta mengucapkan terima kasih kepada KPU Badung yang sudah melaksanakan tahapan pilkada. Terkait kampanye, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke tim pemenangan. “Karena kami sudah memiliki tim hingga ke akar rumput. Saya kira masyarakat dari 6 kecamatan dan 62 desa kelurahan sudah cerdas menentukan pilihan,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya ingin membangkitkan semangat floating mass atau massa yang mengambang yakni massa yang belum menentukan dukungan. “Dengan begitu bisa meraih target suara di atas 90 persen. Target kami di atas 90 persen. Di Indonesia Kami targetkan tertinggi,” katanya. (115)

Baca juga :  Belum Dipulangkan, 22 Tenaga Kerja Magang ke Jepang Asal Badung 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini