Jaya Negara Yakin Nomor Urut Satu, Ambara Akui Tak Masalah

0
8
Picsart 09 24 06.53.02
NOMOR URUT - Para pasangan calon Walikota Denpasar dan Wakil Walikota Denpasar, yang telah menerima nomor urut.

Dangri, DenPost

Para calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar telah menerima nomor urut melalui pengundian yang dilakukan KPU Kota Denpasar, di Hotel Inna Bali, Jl. Veteran, Denpasar, Kamis (24/9/2020).

Calon Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara dan Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) mengambil nomor urut satu. Sedangkan rivalnya, calon Walikota Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra dan Wakil Walikota Denpasar, Made Bagus Kerta Negara (Amerta) otomatis mengambil nomor urut dua.

Baca juga :  Dampak Pandemi, Pegadaian Terima Ribuan Pengajuan Restrukturisasi Kredit

Yang menarik dari tahapan pengundian itu, yakni mobil VW Kodok yang mengantar Jaya-Wibawa telah dipasangi stiker dengan desain gambar nomor satu.

Ditanya mengenai hal tersebut, Jaya Negara mengatakan itu ide tim kreatif dan pemikiran dari Ketua Tim Pemenangan. “Tapi ada dua nomor, kita kasi nomor satunya dulu dan kita siapkan juga nomor dua. Astungkara nomor satu, kan tidak perlu ditutup. Tapi harapan kita, harus bisa nomor satu, astungkara terwujud,” ujarnya bernada optimis.

Baca juga :  Minim Kunjungan Turis, Travel Agent Minta Keringanan Pajak

Melanjutkan penjelasan Jaya Negara, Arya Wibawa mengatakan, sinergi bersama kaum milenial yang kreatif merupakan bagian dari program prioritas saat menjabat nanti. “Karena titik terang program kami adalah kreativitas anak muda. Mereka sudah menunjukkan, malah kami tidak sempat memikirkan hal itu (pembuatan stiker gambar nomor urut),” ujarnya.

Mengenai perolehan nmor urut 2, kubu Amerta menilai itu bukanlah masalah. Ambara menilai setiap angka memiliki filosofi positif. Memperoleh nomor urut dua, diartikannya sebagai nilai-nilai keseimbangan yang dikenal umat Hindu di Bali, yakni Rwa Binedha. “Harapannya masyarakat Denpasar bisa memilih kami, Amerta,” ujar Ambara didampingi Bagus Kerta Negara.

Baca juga :  Polresta Terjunkan Ratusan Anggota untuk Amankan Nyepi

Kendati dalam kontestasi mereka harus bersaing, namun keduanya mengaku sepakat bersama KPU Kota Denpasar untuk mewujudkan Pilwali damai, taat protokol kesehataan dan ramah lingkungan.

Ketua KPU Kota Denpasar, Wayan Arsa Jaya menyebutkan kedua paslon telah sepakat menaati prokes, salah satunya berkampanye melalui daring. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini