Langgar Prokes, Warga Dihukum Jalan Jongkok

0
8
Picsart 09 25 11.37.32
JALAN JONGKOK – Seorang warga dihukum jalan jongkok karena terjaring dalam operasi protokol kesehatan (prokes) di Kelurahan Pemecutan, Denpasar Barat.

Pemecutan, DenPost

Tim gabungan dari Satpol PP, Polresta Kota Denpasar, Dinas Perhubungan dan TNI menghukum salah seorang warga dengan berjalan jongkok yang terjaring dalam operasi protokol kesehetan (prokes).
Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, mengatakan, operasi gabungan yustisi penegakan hukum prokes di Denpasar kali ini menyarasar Jl. Imam Bonjol, Jl. Gunung Batur, Jl. Batukaru, Jl. Thamrin, Kelurahan Pemecutan. Dilanjutkan Jl. Sulawesi dan Jl. Hasanudin, Kelurahan Dauh Puri. Dari operasi ini terjaring 11 pelanggar, 9 orang pelanggar di antaranya tidak memakai masker kemudian didenda masing-masing Rp100 ribu dan dua orang diberikan peringatan karena memakai masker di bawah dagu.

”Kami bersama tim bukan mencari kesalahan, melainkan mengajak masyarakat disiplin dan mematuhi protokol kesehatan bila bepergian maupun di rumah. Karena penularan virus corona di Denpasar terus meningkat seiring masih banyaknya masyarakat mengabaikan prokes,’’ kata Anom Sayoga, disela-sela razia, Jumat (25/9/2020).

Baca juga :  Bali Masuki Era Baru, BP Jamsostek Belum Pasang Target Kepatuhan

Dikatakan Anom Sayoga, penerapan Pergub Bali No.46/2020 dan Perwali No.48/2020 jelas mengandung sanksi denda terhadap masyarakat yang tidak disiplin mengikuti prokes. Karena itu, operasi gabungan gencar dilakukan menyasar pasar tradisional, toko dan jalan yang ramai dilalui pengendara motor maupun mobil. ”Razia tanpa memakai masker terus kami intensifkan, baik secara mandiri oleh Satpol PP Kota Denpasar maupun bersama tim gabungan. Operasi gabungan kembali kami gelar usai hari raya Kuningan,’’ tegasnya.

Baca juga :  “Begawan Domya" Tutup Bulan Bahasa Bali 2020

Anom Sayoga menambahkan, operasi gabungan secara intensif terhadap pelanggaran protokol kesehatan pada 8 September hingga Jumat (25/09) ini mendenda 64 orang warga tanpa memakai masker dengan meraup uang denda Rp 6.400.000. Sedangkan warga yang salah memakai masker hanya dibina. Uang denda ini langsung disetor ke kas daerah. ”Kami minta kepada masyarakat jika keluar rumah dekat atau jauh tetap memakai masker dan cuci tangan. Jangan virus corona ini dianggap sebelah mata dan remeh, karena bisa menulari setiap orang,’’ pungkasnya. (103)

Baca juga :  Pejabat Disiapkan Surat Pengunduran Diri Jika Tak Ikuti Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini