Harga Anjlok, Peternak Ayam Potong di Klungkung Kurangi Bibit

0
10
Harga Anjlok, Peternak Ayam Potong di Klungkung Kurangi Bibit
KANDANG AYAM - Kondisi kandang ayam milik salah satu peternak di Klungkung.

Semarapura, DenPost

Pandemi Covid-19 tidak hanya membuat ekonomi masyarakat lemah, namun juga berdampak terhadap usaha peternakan ayam potong di Kabupaten Klungkung. Sebab, minimnya kegiatan membuat permintaan ayam potong dari restoran, hotel dan pasar tradisional menurun drastis. Akibatnya para peternak kelimpungan untuk menjual ayam potong mereka. Bahkan ada peternak yang terpaksa mengurangi jumlah bibit ayam potong yang mereka pelihara.

Seperti yang dialami peternak asal Desa Timuhun, Sudharma. Dirinya mengaku terpaksa melakukan penurunan jumlah bibit karena situasi pandemi. Apalagi dirinya juga tidak ingin rugi banyak sehingga dari awalnya ia yang memelihara hingga 6.000 ekor, saat ini hanya sekitar 3.000 ekor.

Baca juga :  Penataan Eks Galian C Jalan Terus

“Saat ini peternakan lesu, jadi harus kurangi jumlah ternak agar tidak rugi juga di pakan,” ujar Sudharma, Selasa (29/9/2020).

Hal senada dikatakan salah seorang pekerja peternakan ayam potong di Desa Manduang, I Nengah Artaya. Menurut dia, pandemi covid-19 sangat berimbas terhadap para peternak ayam potong di Klungkung. Apalagi sejak bulan Maret, mulai tidak ada permintaan dari hotel dan restoran sehingga hal ini  membuat harga ayam potong anjlok.

Baca juga :  Di Klungkung, Satpol PP Pergoki Empat Remaja Tengah Pesta Miras

“Harga ayam potong anjlok, bisa kurang dari Rp 12 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya, harga ayam potong berkisar Rp 22 ribu sampai Rp 24 ribu per kilogram,” ungkap Artaya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini