Sekitar Dua Hektar Hutan Konservasi Gunung Batur Terbakar

0
8
Sekitar Dua Hektar Hutan Konservasi Gunung Batur Terbakar
PADAM – Api yang membakar hutan konservasi Gunung Batur, Kintamani, Bangli, tepatnya di kawasan Bukit Payang Blok Tungiran, terlihat sudah padam, Rabu (30/9/2020).

Bangli, DenPost

Kebakaran terjadi di hutan konservasi Gunung Batur, Kintamani, Bangli, tepatnya di kawasan Bukit Payang Blok Tungiran. Kebakaran yang diperkirakan terjadi mulai pukul 17.00 pada Selasa (29/9/2020) sore lalu itu diperkirakan membakar hutan dengan luasan dua hektar. Api baru bisa dipadamkan pukul 23.00.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, awalnya salah seorang anggota  Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), I Wayan Laba (41) mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi kebakaran di Kawasan hutan konservasi Gunung Batur Bukit Payang. Laba  bersama rekannya, Jero Mangku Dita (26) dan Gede Darmawan mendatangi lokasi yang di maksud dan didapati hutan di kawasan itu telah terbakar. Mereka kemudian menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli.

Baca juga :  Gubernur Bali: Jangan Kendur Bikin Perarem “Gering Agung”

Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, didampingi Kepala Damkar Bangli, I Dewa Agung Suryadarma, mengatakan, dugaan sementara dipicu oleh gesekan ranting yang sudah kering disertai angin kencang. “Pagi ini anggota dari identifikasi sedang di lokasi melakukan olah TKP mencari penyebab kebakaran itu,” kata Sulhadi, Rabu (30/9/2020).

I Made Cepot, salah seorang warga Payang, mengungkapkan, sejatinya Selasa malam api sudah bisa dipadamkan. Namun mungkin karena ada angin dan kondisi panas, Rabu siang asap kembali muncul disertai api. “Ya sekarang muncul api lagi, karena situasi alam dengan tiupan angin yang sangat kencang. Mobil damkar sudah meluncur kembali,” ungkapnya saat dihubungi Rabu (30/9) siang. (128)

Baca juga :  Diduga Ada Semburan Belerang, Begini Penampakan Danau Batur

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini