Galang Massa, Koordinator Aksi Bisa Dituding Tantang Pemerintah

0
7
Galang Massa, Koordinator Aksi Bisa Dituding Tantang Pemerintah
BERI KETERANGAN - Kapolresta Denpasar, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, memberikan keterangan usai mmebubarkan aksi demo di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

HANYA selang beberapa menit setelah unjuk rasa pendukung Jerinx SID dibubarkan, polisi lantas menangkap korlap aksi, yakni Nyoman Mardika. Polisi langsung memeriksa Mardika di Polresta Denpasar. “Yang berdangkutan langsung diamankan. Dia diperiksa terkait aksi massa pendukung Jerinx SID,” ucap Kapolresta Denpasar, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, usai membuarkan demo di depan PN Denpasar, Kamis (1/10/2020).

Menurut Jansen, Mardika diperiksa lantaran yang bersangkutan diduga menggalang massa selama pendemi. Selaku korlap Mardika dinilai bertanggung jawab. “Kalau sengaja mengumpulkan massa saat pendemi, artinya menantang pemerintah,” tegasnya.

Jansen mengatakan, pihaknya akan mengecek lagi, siapa saja koordinator aksi yang masih bandel menggerakkan massa. “Kami akan tegas siapapun dia. Dalam kondisi pandemi harusnya mereka mendukung, bukan menambah klaster baru,” katanya.

Baca juga :  Dukung Penanggulangan Covid-19, Agung Suyoga Sumbangkan Pendapatan Selaku Anggota Dewan

Rupanya tak hanya membubarkan unjuk rasa dan menangkap korlapnya, pada Selasa (29/9/2020) saat sidang sebelumnya, polisi juga menindak satu unit mobil yang dibawa para pendemo. “Mobil pikap yang dijadikan kendaraan komando tidak dilengkapi surat-surat dan tidak sesuai peruntukannya. Tentu ada hukumnya dan kami proses tilang,” tandasnya. (yan)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini