Pascatemuan Minyak, Pertamina Ambil Sampel Air

0
4
Pascatemuan Minyak, Pertamina Ambil Sampel Air
BAHAYA – Mengantisipasi aktivitas warga yang dapat membahayakan, pihak Pertamina dan Polres Karangasem melakukan pengosongan aktivitas lahan.

Amlapura, DenPost

Otoritas Terminal BBM Depo Manggis, Karangasem terus berupaya menangani rembesan minyak yang ditemukan di sebuah lahan kosong, Dusun Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem.  Rembesan yang telah mencemari sungai seputar lahan pun tak luput jadi perhatian. Untuk memastikan kondisi pencemaran, Pertamina mendatangkan tim laboratorium Envilab Surabaya untuk mengambil sampel air di sekitar lokasi yang tercemar, Selasa (29/9/2020) sore. Namun hasilnya baru akan keluar 10 hari kemudian.

Hal tersebut diungkapkan Manajer Integrasi TBBM Depo Pertamina Manggis, Bambang Soeprijono, saat dimintai konfirmasi beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan, pengambilan  sampel air dilakukan di enam titik. Termasuk mengambil sampel air sumur milik salah satu warga setempat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi ditemukannya rembesan minyak. “Pengambilan sampel air rawa dan kandungan minyak mengacu pada parameter Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen LH) Nomor 19 Tahun 2010. Sedangkan  pengujian sampel air sumur warga mengacu parameter sesuai Permen LH 19/2010 dan Permen Kesehatan Nomor 32/2017,” tuturnya.

Baca juga :  Puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh Berlangsung Khusyuk

Membutuhkan waktu 10 hari, Bambang mengungkapkan tindakan ini adalah rekomendasi Dinas Lingkungan Hidup termasuk rekomendasi titik-titik pengambilan sampel juga mengikuti rekomendasi. “Sedikit kendala, kami tidak mudah mendatangkan tim uji dengan cepat karena memperhitungkan situasi selama pandemi,” katanya.

Terkait temuan minyak, Bambang mengaku telah melakukan berbagai upaya sejak laporan masuk. Setelah mengosongkan satu tangki premium yang diduga bermasalah, Depo Manggis kini ingin memastikan tangki tersebut bebas gas beracun agar selanjutnya dilakukan pengecekan. “Untuk pemulihan lahan penyemprotan oil dispersant untuk mengurai minyak di air sudah kami lakukan,” imbuhnya. Hingga saat ini pihaknya belum menemukan pasti sumber dari rembesan BBM tersebut. (yun)

Baca juga :  Makanan di Senggol Amlapura Bebas Zat Berbahaya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini