Bawaslu Jembrana Periksa Terlapor Perbekel dan Sekdes Yeh Sumbul

0
6
Picsart 10 02 07.43.15
PERIKSA PERBEKEL - Bawaslu Jembrana, saat memeriksa Perbekel Yeh Sumbul, Jumat (2/10/2020).

Negara, DenPost

Bawaslu Jembrana, Jumat (2/10/2020), memeriksa terlapor Perbekel dan Sekretaris Desa Desa Yeh Sumbul, Kecamatan Mendoyo. Selain memeriksa perbekel dan sekdes di sore hari, pada siang hari Bawaslu Jembrana juga melakukan klarifikasi terhadap sejumlah saksi.

Kedua terlapor, Perbekel Putu GD dan Sekdes HH, diperiksa terkait laporan pelapor Putu A, warga Gilimanuk, Kecamatan Melaya.

Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, mengatakan pihaknya melakukan klarifikasi dua tahap. Pertama melakukan klarifikasi kepada saksi-saksi yang diajukan pelapor. Saksi diberikan 18 pertanyaan dan sorenya klarifikasi terhadap perbekel dan sekdes. Perbekel dan sekdes juga diberikan 18 pertanyaan.
“Pada Sabtu (3/10/2020), kami klarifikasi terhadap SL dari Yeh Sumbul satu nama yang disebut saksi. Kemudian Minggu (4/10/2020), meminta keterangan pelapor. Kesimpulan maksimal kami berikan Senin,” ujarnya.

Baca juga :  Lagi, Bangkai Penyu Terdampar di Perancak

Sementara Perbekel Yeh Sumbul, Putu Gede Diantariksa kepada media membantah kalau pihaknya menyalahgunakan kewenangan. Dia menjelaskan saat itu, Jumat (25/9/2020) atau penampahan Kuningan seperti biasa sebagai rasa toleransi dia akan “ngejot” ke rumah sekdes. “Biasa kami saling ngejot. Karena saat mau Idul Fitri nyama muslim ngejot ke kami yang Hindu. Jadi, kami yang Hindu saat hari raya ngejot ke teman muslim,” jelasnya.

Baca juga :  Sembilan Warga Digigit Anjing, Jembrana Gelar Vaksinasi Massal

Ketika berangkat ke rumah sekdes, di tengah jalan perbekel melihat orang berkerumun di depan rumah seorang warga. Kemudian dia turun dan bertanya. Ternyata akan ada kunjungan Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan. “Saat itu saya hanya memberi imbauan agar memperhatikan protokol kesehatan. Jadi sejatinya saya tidak tahu dan tidak ada memfasilitasi. Saya waktu itu ikut cuci tangan. Ternyata ada warga yang di sana foto saya ketika memberi imbauan ternyata di posting di medsos. Padahal saya tidak ada kepentingan di sana. Bahkan ketika pak Kembang waktu itu datang saya ke rumah sekdes dan di rumah sekdes sebentar kemudian balik pulang,” jelasnya.

Baca juga :  Korban Tenggelam di Palasari Ditemukan

Pernyataannya ini, katanya dapat dipertanggungjawabkan. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini