Pandemin Covid-19, “ Piodalan” Pura Taman Ayun “Nyejer” Sehari

0
6
Pangelingsir Puri Mengwi, AA Gde Agung

Mangupura, DenPost
Piodalan di Pura Taman Ayun yang jatuh pada Anggarkasih Medangsia, Selasa (6/10/2020), dilaksanakan secara sederhana oleh pangemong dan pangempon pura yang menjadi warisan budaya dunia tersebut. Pangelingsir Puri Mengwi, AA Gde Agung, menyebutkanada sejumlah kegiatan dalam pelaksanaan piodalan seperti tradisi maleladan dan tetabuhan untuk iring-iringan meleladan.

 

“Biasanya prosesi maleladan sampai tiga bus , tapi berkenaan dengan pandemi covid-19, kita harus taat dengan protokol covid-19, maka saya memutuskan Ida Bhatara nyejer selama satu hari dan piodalan tetap dilaksanakan pada puncaknya Selasa mulai pukul 17.00,” tegasnya.

Baca juga :  Pacar Siswi SMP Pembuang Orok Ditetapkan Sebagai Tersangka

Pihaknya juga berterima kasih kepada para bendesa adat, kali ini tidak ada prosesi peed leladan. tetabuhan gamelan juga tidak ada dalam upacara di Pura Taman Ayun. “Jadi Kami paling ada gambelan selonding saja di pura dan itu bisa diatur. Pamedek biasanya dari seluruh Bali dan Ida Bhatara nyejer biasanya tiga hari, tapi dengan kondisi saat ini, cukup dilakukan sehari. Kami mohon maaf tidak bisa memberikan pelayaan itu. Kami mengimbau para pamedek yang jauh bisa melakukan persembahyangan di merajan dadia masing-masing ngayat ke Pura Taman Ayun,”terang anggota DPD RI Dapil Bali ini.

Baca juga :  Tiga Hakim dan Dua Panitera Terpapar Covid-19, Pengadilan Negeri Denpasar Tutup Selama Dua Pekan

Pura Taman Ayun, tambah Gde Agung, tidak hanya sebagai sosial religious, tapi juga sebagai pemersatu, karena semua umat di Bali juga ngaturang bhakti di pura tersebut. “Pura ini juga berfungsi sebagai sosial ekonomi. Seperti kolam yang ada di kawasan Taman Ayun, itu bukan saja sebagai pengaturan estetika dan ekosistem kawasan, tapi juga merupakan bagian dari saluran irigasi yang mengatur pengairan ratusan hektar sawah yang ada di sebelah selatan Taman Ayun,” terangnya. (dwa)

Baca juga :  Internet Masuk Rumah, UMKM di Desa Adat Bindu Menggeliat

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini