Pakai SS, Mantan Napi Kasus Pembunuhan Dibekuk BNNK Karangasem

0
14
Mantan Napi Kasus Pembunuhan Dibekuk Pakai SS
Tersangka Komang Mudita

Amlapura, DenPost

Sembari menunduk malu, Komang Mudita digiring Seksi Pemberantasan Badan Nasional Narkotika Kabupaten Karangasem, menuju mimbar pers rilis, Selasa (6/10/2020) pagi. Mantan narapidana (napi) kasus pembunuhan asal Desa Menanga, Rendang, Karangasem ini dibekuk Satuan Pemberantasan BNNK Karangasem usai membeli narkoba jenis sabu-sabu (SS) di Jalan Raya Abuan, Desa Abuan, Kecamatan Rendang, Karangasem, Rabu (30/9/2020) lalu.

Mudita alias Toris yang mengaku bekerja sebagai bos di salah satu arena sabung ayam (tajen) di wilayah Rendang ini mengaku menggunakan narkoba sejak sebulan lalu. Dia kecanduan narkoba sejak keluar dari lapas 2018 lalu.

Baca juga :  Tiga Hari Terakhir, Karangasem Tambah 18 Kasus Covid-19

“Awalnya ditawari gratis oleh teman  napi narkona di LP Karangasem, saat saya sudah keluar dari LP 2018 lalu. Sebelumnya saya sempat di dihukum selama 12 tahun karena kasus pembunuhan,” jelas Toris. Awalnya ditawari gratis, ia malah kecanduan memakai barang haram tersebut dengan dalih meningkatkan stamina. “Setelah itu saya order. Sempat berhenti lama. Tapi dari 1 bulan lalu saya kembali pakai karena stres,” imbuhnya.

Toris mengaku tertekan melihat kondisi anak ketiganya yang memiliki penyakit sesak nafas di tengah pandemi covid-19. Ditambah ada rekannya yang juga mantan napi kembali menghubunginya via WA menawarkan SS.

Baca juga :  Gede Dana Ajak Masyarakat Terbiasa Teknologi

Ia mengaku memakai SS di kamar mandi rumahnya, agar tak ketahuan istri dan anaknya. “Keluarga saya tidak ada yang tahu. Saya sangat menyesal. Saya berjanji setelah ini saya akan tobat demi anak-istri saya,” ucapnya.

 

Sementara itu, Kepala BNNK Karangasem, Kompol La Muati, mengungkapkan, sejak sebulan terakhir pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait laporan adanya penyalahgunaan narkoba di wilayah Rendang. Akhirnya Rabu (30/9/2020) lalu sekitar pukul 06.40 Wita, tim berhasil membekuk Toris usai melakukan transaksi.

Baca juga :  Ini Hasil Swab Anggota Satpol PP Karangasem yang Dinyatakan Reaktif

“Dari tangan tersangka di temukan barang bukti sabu seberat 0,51 gram bruto, 0,45 gram netto,” ungkapnya. Terkait modus operandi, SS  dibungkus berlapis-lapis. “Pertama paling luar bungkus menyerupai permen warna hijau, di dalamnya ada aluminium foil, kertas putih, lalu bungkusan plastik yang berisi sabu,” bebernya. Lebih lanjut, ia mengungkapkan, tersangka mengaku membeli barang haram ini dengan harga Rp 1 juta. “Pengedarnya adalah seorang residivis asal Denpasar yang kini masih jadi DPO,” jelasnya. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini