Jerinx Berharap Saksi Pelapor Lakukan Ini

0
8
Sidang Diputuskan Offline, Jerinx Berharap Saksi Pelapor Lakukan Ini
SIDANG VIRTUAL- I Gede Ary Astina alias Jerinx SID saat menjalani sidang secara virtual, Selasa (6/10/2020).

Kereneng, DenPost

Permohonan terdakwa I Gede Ary Astina alias Jerinx SID agar menjalani sidang offline akhirnya dikabulkan majelis hakim. Dalam persidangan mendatang, terdakwa akan bertatap muka dengan hakim, jaksa serta para saksi termasuk saksi pelapor dari IDI Bali.

Hal tersebut disampaikan hakim Ida Ayu Adnya Dewi yang memimpin persidangan dugaan kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Jerinx, Selasa (6/10/2020) siang. “Dalam sidang pidana untuk mencari kebenaran materiil dengan pemeriksaan para saksi-saksi dan terdakwa, berdasarkan musyawarah mejelis hakim maka akan dilakukan sidang offline,” ucapnya.

Baca juga :  9.412 Mahasiswa Dapat BST, KosterTekankan Ini

Dikatakan Adnya Dewi, dalam sidang tatap muka selanjutnya, penasihat hukum dan penuntut umum bisa menunjukan bukti-bukti di dalam ruangan persidangan. “Sidang offline karena pertimbangan majelis hakim. Bukan karena tekanan atau permintaan dari terdakwa dan kuasa hukumnya,” tegasnya.

Sementara itu, terdakwa Jerinx mengucapkan terima kasih atas putusan sela majelis hakim. Menurutnya, sidang secara tatap muka merupakan proses mencari kebenenarann hukum yang adil, sebab proses itu tidak bisa semata-mata diterjemahkan oleh teknologi.

Baca juga :  Golkar Tak Ingin Hanya Jadi Pengekor pada Pilwali Kota Denpasar

Jerinx kembali menegaskan, dia merasa tidak mencemarkan nama baik IDI. “Saya bukan politisi, yang saya lakukan murni untuk kepentingan umum karena saya menerima ribuan aduan dari masyarkat lewat instagram saya. Dan saya juga banyak sekali membaca berita tentang rakyat yang dirugikan,” bebernya.

Tak sampai di sana, Jerinx juga menyampaikan pesan ke dokter yang melaporkannya. Dia mengaku tak sabar bertemu dengan pelapornya untuk menatap matanya saat persidangan selanjutnya. “Saya tidak kenal dengan Anda (pelapor). Saya tidak punya masalah pribadi dengan Anda. Saya tidak sabar bertemu dengan Anda pada hari Selasa depan, tatap muka langsung, saya mohon Anda untuk menatap mata saya, saya ingin tahu mata orang yang ingin memenjarakan saya itu seperti apa, karena mata adalah jendela dari hati,” katanya. (124)

Baca juga :  Ibu Rumah Tangga Nekat Bobol Warung di Padangsambian

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini