15 Pasien OTG Covid-19 di Buleleng Dievakuasi

0
3
Picsart 10 06 06.58.54
TANGANI OTG - Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, usai memimpin rapat evaluasi penanganan OTG/GR di ruang rapat Sekda Buleleng.

Singaraja, Denpost

Sebanyak 15 dari 26 pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala/Gejala Ringan (OTG/GR) di Buleleng, Selasa (6/10/2020), diberangkatkan ke tempat karantina mandiri terpusat yang disediakan Pemerintah Provinsi Bali.

“Kami bekerjasama dengan TNI /Polri dan juga desa adat untuk berkoordinasi agar para pasien OTG/GR bersedia dikirim ke provinsi,” ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa, saat ditemui usai memimpin rapat evaluasi pananganan OTG/GR di ruang rapat Sekda Buleleng.

Baca juga :  Operasi Gabungan Prokes Singaraja, 17 Pelanggar Terjaring

Suyasa menjelaskan keputusan untuk mengevakuasi pasien Covid-19 dengan status OTG/GR merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Instruksi Gubernur. Termasuk lewat Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Bali. Evakuasi ke tempat karantina mandiri yang disediakan provinsi dilakukan, mengingat tidak ada hotel bintang dua dan tiga. “Sementara di Buleleng belum ada bersedia. Ketentuan tertulis harus bintang dua dan tiga. Sedangkan di Buleleng tidak ada. Kemarin yang satu didekati sudah tutup. Kalau dibuka kembali membutuhkan biaya operasional yang tinggi,” jelasnya. (118)

Baca juga :  Transmisi Lokal Cukup Tinggi, Buleleng Belum Terapkan PKM

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini