KWT Desa Selat Kendalikan Hama Dengan Pestisida Nabati

0
4
KWT Desa Selat Kendalikan Hama Dengan Pestisida Nabati
PELATIHAN - Tim FP Unwar beri pelatihan membuat pestisida nabati untuk KWT di Desa Selat, Kecamatan Abiansemal beberapa hari lalu.

Selat, DenPost

Kelompok Wanita Tani Mekar Sari, Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Badung, awalnya mengendalikan serangan hama pada tanaman sayuran sistem hidroponik menggunakan pestisida kimia. Namun, penggunaan pestisida kimia berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga tim PKM Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa melatih KWT membuat pestisida nabati yang lebih ramah lingkungan, sehat dan mampu menekan biaya produksi.

Dosen Fakultas Pertanian Unwar, Anak Agung Sagung Putri Risa Andriani, Rabu (6/10/2020) memaparkan, sistem hidroponik yang digunakan KWT Mekar Sari  dipadukan dengan kolam lele sehingga penggunaan pestisida kimia menyebabkan pencemaran pada kolam lele. Selain itu, harga pestisida kimia cenderung mahal sehingga biaya produksi besar.

Baca juga :  Antisipasi Krisis Wisatawan,Disparda Badung Lakukan Program Ini

“Mereka ingin mengetahui cara untuk mengendalikan hama tersebut tanpa menyebabkan pencemaran pada kolam lele. Serta mengetahui  cara mengendalikan serangan hama pada tanaman sayuran sistem hidroponik dengan cara mudah, murah dan aman terhadap lingkungan,” ucap Putri Risa.

 

Dosen FP Unwar lainnya, Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, mengatakan, pestisida nabati memanfaatkan tanaman yang ada di sekitarnya. Lebih lanjut dikatakan, pestisida nabati tidak meninggalkan residu yang berbahaya pada tanaman maupun lingkungan. KWT juga bisa membuat pestisida nabati secara mandiri dan aman pada lingkungan dengan menggunakan tanaman yang ada di sekitarnya.

Baca juga :  Turis Tiongkok Turun 13 Persen

Dosen Ketut Sunadra menimpali,pihaknya memberikan pelatihan langsung pengenalan tanaman yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati, cara pembuatan pestisida nabati dan cara pengaplikasiannya. “Kami terus memotivasi KWT agar selalu menggunakan pestisida nabati dengan memanfaatkan tanaman yang ada di sekitarnya untuk mengendalikan hama yang ramah terhadap lingkungan,” katanya.

Banyak jenis tanaman atau bagian tanaman diketahui dapat menghasilkan racun serangga hama. Bahan yang digunakan mudah didapat. (115)

Baca juga :  Pujawali di Pura Uluwatu Tanpa Nyejer

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini