Soal Demo di Renon, Kapolda Sebut Ini

0
5
Picsart 10 09 11.24.27
Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose

Kereneng, DenPost

Para pendemo yang menolak UU Cipta Kerja yang melempari petugas dan mobil polisi di depan Kantor DPRD Bali tak diproses secara hukum. Dalam meredam aksi beringas para pendemo, polisi memilih mengedepankan tindakan persuasif.

“Tidak ada yang ditangkap. Dari awal kami mengedepankan secara humanis. Bahkan kami juga telah melakukan pendekatan dengan organisasi buruh yang ada di Bali. Tapi karena terjadi perkumpulan massa dan pelemparan kami lakukan tembakan gas air mata,” kata Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose, saat memantau aksi demo di depan Kantor DPRD Bali, Kamis (8/10) malam.

Baca juga :  Stok Babi untuk Galungan Masih Aman

Dikatakannya, aksi demo tersebut bukan mencerminkan tipikal mahasiswa Bali. Dan pihaknya meyakini ditunggangi pihak lain. “Ada yang sengaja mengkondisikan agar demo tersebut menjadi anarkis. Saya wawancara sendiri, memang demo ini sudah dimonitor. Bukan buruh yang demo, tapi adik-adik yang dikondisikan,” beber Golose.

Menurutnya, yang ikut demo bukan orang-orang dari Bali. Bahkan banyak yang bukan mahasiswa. “Saya tidak katakan demo ini disusupi. Karena banyak juga ada mahasiswa. Tapi saya yakin gerakan ini bukan inisiasi dari Bali. Tidak ada yang ditangkap saat demo tadi,” tegasnya. (124)

Baca juga :  Tak Pakai Masker, Denda Menanti

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini