Permintaan Turun, Penjualan Lele Anjlok

0
7
Permintaan Turun, Penjualan Lele Anjlok
PANEN LELE – Kelompok Tani Penatih Lestari, Desa Penatih Dangin, Denpasar Timur memanen lele yang dipelihara di kolam terpal.

Lumintang, DenPost

Permintaan lele dari pedagang pecel lele di masa pandemi covid-19 di Kota Denpasar mengalami penurunan cukup tajam. Hal ini berdampak pada anjloknya penjualan. Beruntung para petani bisa menyiasati dengan menjual produk olahan makanan segar, sehingga saat panen melimpah seperti saat ini petani tidak terlalu merugi.

”Produksi lele yang dihasilkan petani dari April hingga September 2020 diolah dalam bentuk produk segar rata-rata 18,5 ton dan bentuk olahan dijual sebanyak 12,5 ton. Terdata nilai jualnya Rp 366 juta per bulan,’’ kata Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, AA Gede Bayu Brahmasta, Jumat (9/10/2020).

Baca juga :  Wisuda Unud Ditunda

Menurut Bayu Brahmasta, petani lele tetap melakukan budidaya di tengah pandemi ini. ”Mudah-mudahan produksi lele terus meningkat seiring penjualan olahan segar dilakukan melalui daring,’’ harapnya. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini