Kasus di Bali Jadi Perhatian Gugus Tugas Pusat

0
5
Picsart 09 27 12.52.10
Ilustrasi

Sumerta Klod, DenPost

Ketua Gugus Tugas Nasional, Letjen Doni Monardo, menyebut pergerakan kasus di Bali cukup agresif pada September lalu. Itu membuat Gugus Tugas Pusat memberi perhatian khusus terhadap penanganan kasus di Bali. Itu disampaikannya sesaat setelah bertemu Gubernur Bali, Wayan Koster, Jumat (9/10/2020) siang.

Dia mengatakan Gugus Tugas Nasional sempat khwatir melihat pergerakan kasus di Bali. Setelah dilakukan evaluasi terhadap penanganan pandemi, dikatakannya sejak dua minggu terakhir kasus baru di Bali turun cukup drastis. Salah satuya ditandai dengan persentase kesembuhan mencapai 85 persen.

Baca juga :  Terlilit Utang, Pemuda Kuras Tabungan Teman

“Ini angka yang sangat tinggi. Termasuk tertinggi secara nasional. Angka kesembuhan nasional 75 persen, Bali sudah 85 persen,” katanya. Namun, dia mengakui angka kematian pasien yang positif covid-19 di Bali masih tinggi yakni 3,2 persen. Di bawah persentase nasional, 3,6 persen, namun di atas angka global, 2,9 persen.

Menyikapi kondisi itu, dia mengajak Pemerintah Provinsi Bali semakin masif melibatkan peran masyarakat dalam penanganan pandemi covid-19. Sinergi bersama masyarakat ini menurutnya penting, sebab penularan pandemi terjadi dari interaksi warga yang salah satunya telah terpapar covid-19.

Baca juga :  Tak Pakai Masker, Denda Menanti

“Penularan biasanya diperoleh dari orang terdekat. Seperti keluarga, teman sekantor, bahkan dari pimpinan, ajudan, sopir, sehingga upaya mengubah perilaku supaya kita taat protokol kesehatan, ini adalah hal prioritas,” ungkapnya yang juga Kepala BNPB.

Menurutnya, mematuhi protokol kesehatan tidak sebanding dengan dedikasi para tenaga kesehatan dalam melayani pasien covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.  Maka, dia mengajak masyarakat untuk menjadikan protokol kesehatan sebagai kebiasaan prioritas.  (106)

Baca juga :  Sidang Kasus Jerinx, Ini Kata Saksi Pelapor

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini