KPU Harapkan Partisipasi Aktif Perempuan

0
3
KPU Harapkan Partisipasi Aktif Perempuan
PEREMPUAN - Sasar pemilih perempuan, KPU Karangasem gelar sosialisasi mengundang perwakilan organisasi perempuan

Amlapura, DenPost

Penyelenggaraan pemilu di tengah pandemi covid-19 tak berpengaruh pada target partisipasi pemilih yang menjadi acuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem.  Divisi Sosialisasi dan Pengembangan SDM KPU Karangasem, Deasy Natalia, mengungkapkan, dirinya menargetkan minimal 75 persen tingkat partisipasi dalam pilkada 9 Desember nanti. Berkaitan dengan itu, berbagai upaya dilakukan salah satunya dengan menggairahkan pemilih perempuan, untuk ikut menyuarakan ajakan memilih.

Hal tersebut disampaikan pada sosialisasi pemilihan Bupati dan wakil Bupati Karangasem 2020, Jumat (9/10/2020) pagi. Bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, puluhan ibu-ibu dari berbagai organisasi wanita diberi bekal pentingnya memilih pada 9 Desember nanti. “Jika diperlukan, saya maupun jajaran siap untuk melakukan sosialisasi di masing-masing organisasi. Tinggal dihubungi saja ketika ada kegiatan, jika berhalangan, nanti kami tugaskan relawan demokrasi yang turun,”  kata Deasy.

Baca juga :  Hari Raya Kuningan, Dana Dipa Awali Kampanye

Ia mengajak, para perempuan yang memiliki pengaruh di Kabupaten Karangasem dapat menyuarakan ajakan pada sesama perempuan, bahwa suara mereka sangat berarti dalam penentu arah kebijakan lewat pilkada 2020. Hal senada disampaikan Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Ia berharap para peserta untuk  tidak apatis terhadap Pemilu. Dirinya menilai bahwa sosok ibu punya peran penting untuk ikut menyosialisasikan khususnya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, mulai dari keluarganya sendiri hingga kepada lingkungan sekitar.

Baca juga :  Personel Polres Karangasem Terima "Amunisi" Tangkal Covid-19

Terkait memilih di tengah pandemi, Lidartawan menyatakan para ibu tak perlu khawatir. ” Ada 12 hal baru berkenaan dengan protokol kesehatan yang wajib diterapkan. Kita sebagai penyelenggara memastikan pemilih merasa aman dan nyaman saat menggunakan haknya di TPS,” pungkasnya. (yun)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini