Togar Situmorang Harapkan Polda Tindak Lanjuti Laporan Berita Bohong

0
6
Togar Situmorang Harapkan Polda  Tindak Lanjuti Laporan Berita Bohong
BERSAMA TIM - Togar Situmorang, S.H.,M.H., M.A.P., bersama ti,m yang berharap agar Polda Bali menindaklanjuti laporan mengenai dugaan berita-berita bohong oleh sejumlah media yang dilaporkannya ke Ditkrimsus tempo hari. (DenPost/ist)

ADVOKAT Togar Situmorang, S.H.,M.H., M.A.P., berharap agar Polda Bali menindaklanjuti laporan mengenai dugaan berita-berita bohong oleh sejumlah media yang dilaporkannya ke Ditkrimsus tempo hari. ‘’Saya mohon kiranya laporan saya di Ditkrimsus Polda Bali terkait dugaan pencemaran nama baik ditindaklanjuti agar tidak ada lagi drama-drama atau berita-berita bohong yang mengkriminalisasi kami sebagai advokat yang bekerja berdasarkan surat kuasa, perjanjian jasa hukum dan berlindung pada kode etik,’’ ujarnya, Jumat (9/10/2020).

Dengan ditanganinya laporan berupa pengaduan masyarakat (dumas) itu, pihaknya lebih tenang dan tenteram di tengah kondisi Bali akibat pandemi covid-19. Ingat, saya bukan preman, dan saya tidak pernah menyekap orang lain,” tegas pria yang dijulukim Panglima Hukum ini.

Mengenai pemberitaan yang tidak menyenangkan dan tergolong fitnah terkait kasus penyegelan tanah di Jalan Batas Dukuh Sari Gang Kaswari No.12, Sesetan, Densel, dimana klien dan Togar Situmorang dituduh melakukan penyekapan terhadap keluarga yang tinggal di sana, pada Kamis (8/10) lalu,  Dia menyatakan tidak benar. Karena itu, Togar Situmorang lalu mengajukan somasi terbuka kepada pihak-pihak yang menyebarkan berita tersebut. ‘’Secara  jelas, itu bohong alias hoaks. Kami mensomasi media cetak, elektronik maupun online, yang memberitakan kami dengan tuduhan-tuduhan keji, tanpa ada konfirmasi atau klarifikasi dari pihak kami mengenai kebenarannya,” tegas Togar Situmorang.

Baca juga :  Di Denpasar, 11 Pasien Sembuh dan Positif 9 Orang

Dia juga mengucap terima kasih sedalam-dalamnya kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, dan Pangdam IX/Udayana Mayjen Kurnia Dewantara yang sangat membantu menjernihkan masalah ini. Menurut dia, baik Kapendam maupun Ditreskrimum Polda Bali secara objektif dan secara transparan menyikapi permasalahan tentang berita penyekapan itu.

Untuk membersihkan nama baik secara pribadi atau law firm, dan untuk menjaga marwah profesi advokat, pihaknya menyiapkan bukti sebagai surat resmi somasi. Togar Situmorang menyebut pemberitaan selama ini merupakan bentuk pelajaran hukum agar sesama insan saling menghormati dan menghargai profesi masing-masing. ‘’Terima kasih kepada Bapak Kapolda Bali, Bapak Pangdam IX/Udayana, Bapak Kapendam IX/Udayana dan Bapak Ditreskrimum Polda Bali dan rekan-rekan pers yang ikut memberikan sumbangsih mengenai berita-berita atau  informasi yang benar, lurus dan baik,’’ tandas Togar.

Baca juga :  Upacara "Panca Yadnya" di Denpasar Wajib Terapkan Prokes

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapendam IX/Udayana dan Direskrimum Polda Bali dengan tegas menyatakan bahwa tidak ada perbuatan melawan hukum mengenai kasus dugaan penyekapan tersebut. (yad)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini