Pria Pengangguran 11 Kali Bobol Pura di Tabanan

0
40
Pria Pengangguran 11 Kali Bobol Pura di Tabanan
DITANGKAP - Komang Suarjana alias Sempol (20) dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Selemadeg Barat, Tabanan.

Tabanan, DenPost

Pembobol sejumlah pura di Tabanan, Komang Suarjana alias Sempol (20) dibekuk anggota Unit Reskrim Polsek Selemadeg Barat, Tabanan. Tersangka Sempol diringkus di rumahnya di Desa Gerokgak, Buleleng, Rabu (7/10/2020) lalu.

Kapolsek Selemadeg Barat, AKP I Gusti Lanang Jelantik, Senin (12/10/2020) mengatakan, tersangka Sempol ditangkap berdasarkan laporan kasus pencurian di Pura Puseh Nyuh Gading, Mundeh, Selemadeg Barat.

Dalam pencurian pada pertengahan Maret 2020 lalu itu, pencuri mencongkel gudang di pura dan mengambil amplifayer. “Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi oleh pengempon pura,” terangnya.

Baca juga :  Usai Amankan Demo, Puluhan Polisi Jalani Rapid Test

Berdasarkan laporan tersebut, polisi lantas melakukan penyelidikan. Akhirnya, ciri-ciri dan identitas tersangka dikantongi petugas. Kemudian anggota Polsek Selemadeg Barat bergerak ke Buleleng. “Dan tersangka ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,” kata Lanang Jelantik.

Saat dilakukan penggeledahan, di rumah tersangka ditemukan barang bukti amplifiyer yang dicurinya dari Pura Puseh Banjar Nyuh Gading. Lalu tersangka dibawa ke Polsek Selemadeg Barat untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca juga :  Objek Wisata Murah-Meriah Jadi Pilihan Warga di Tabanan

Hasil interogasi petugas, tersangka mengaku melakukan pencurian di sejumlah pura yakni Pura Puseh Desa Adat Nyuh Gading, Mundeh, Selemadeg Barat; Pura Luhur Puseh Ibu, Banjar Auman Dajan Sema, Mundeh, Selemadeg Barat; empat kali di Pura Puseh Bangal, Desa Mundeh; tiga kali di Pura Dalem Pengedan, Banjar Pengedan, Desa  Mundeh,  Selemadeg Barat; Pura Puseh Pengedan, Desa Mundeh, Selemadeg Barat dan Pura Puseh Penataran, Banjar Penataran, Desa Mundeh Kauh, Selemadeg Barat. “Total enam pura yang disatroni dengan jumlah aksi 11 kali. Tersangka beraksi siang atau malam hari. Karena di pura tersebut lokasinya terpencil dan sepi,” beber Lanang Jelantik.

Baca juga :  Di Marga, Polisi Bantu Warga Panen Bunga

Tersangka melakukan aksinya sejak pandemi corona merebak. Alasannya karena tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran. Dan untuk biaya hidup dia kemudian mencuri. “Tersangka mengaku hanya mengambil sesari dan alat elektronik di pura saja. Dan kami masih melakukan pendalaman,” pungkasnya. (124)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini