Buruh Serabutan Nekat Curi Motor di Empat TKP, Ini Alasannya

0
5
Picsart 10 12 05.46.19
PERLIHATKAN TERSANGKA - Polisi memperlihatkan tersangka maling motor beserta barang buktinya.

Bangli, DenPost

Tim Opsnal Polsek Kintamani meringkus tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), I Wayan Yudiyasa (40) di sebuah rumah kos-kosan di
Jl. Tukad Petanu Gang Bekisar No. 25, Banjar Bekul, Panjer, Denpasar selatan, Minggu, (11/10/2020) sekitar pukul 19.30 Wita. Dari pengakuan tersangka yang sebelumnya sebagai buruh serabutan ini, mengaku “hobi” maling motor untuk biaya hidup sehari-hari dan foya-foya.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Sutarjana menyebutkan awalnya pihaknya mendapat laporan kehilangan sepeda motor merek Honda Scoopy warna biru – putih dengan nopol DK-4883-PR di wilayah Desa Suter, Kintamani, Jumat (9/10/2020) sekitar pukul 19.00 Wita. Motor tersebut milik korban I Wayan Sana Putra (34) warga Desa Suter, Kintamani, Bangli.

Baca juga :  Tunggu Rekapitulasi Coklit dari Desa, KPU Targetkan Ini

“Berawal dari olah TKP dan keterangan dari korban, serta saksi di sekitar TKP kami bersama dengan Satreskrim Polres Bangli melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku dan barang bukti sesuai ciri-ciri di TKP,” kata Kapolsek didampingi Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi, Senin (12/10/2020).

Kemudian, Minggu (11/10/2020), sesuai dengan informasi yang diperoleh bahwa terduga pelaku keberadaanya di sekitar Kuta, Badung. Selanjutnya tim gabungan melakukan pencarian di seputaran alamat tersebut, namun nihil ditemukan.
Lalu, tim kembali melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku di sekitar Panjer, Denpasar Selatan. Dan tersangka berhasil diamankan di kos-kosan di wilayah tersebut. “Kami berhasil mengamankan pelaku selanjutnya dilakukan pengembangan kasus tersebut,”jelas Kapolsek anyar ini.

Baca juga :  Masa Pandemi, Permintaan Bibit Sapi di Bangli Begini

Dari hasil interogasi tersangka asal Jl. Ciung Wanara Gang Sandat, Lingkungan Tegal Kuta, Badung itu pun tak mampu berkelit dari perbuatannya. Dari interogasi, Yudiyasa mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor di empat tempat yang berbeda. Dua di wilayah Kintamani, satu di wilayah Gianyar dan satu TKP lagi di wilayah Badung. Rinciannya, TKP Suter, Kintamani. Kemudian melakukan pencurian sepeda motor Honda Scoopy di depan Pura Bale Agung Desa Katung, Kintamani. Melakukan pencurian motor Hinda Scoopy warna merah di wilayah Singapadu Kaler, Sukawati, Gianyar. Satu lagi pencurian motor Honda Vario warna hitam di daerah Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal, Badung.

Baca juga :  Positif Covid-19, Satu Warga Songan Meninggal, Juga Satu di Badung dan Klungkung

Modus tersangka adalah memanfaatkan kelengahan dan keteledoran korban dengan tak mencabut kunci kontak pada motor (kunci nyantol). “Tersangka memang modusnya keliling mencari sasaran sepeda motor yang terparkir dan kuncinya nyantol. Dia ke Kintamani kebetulan ada saudaranya di sana,” sebutnya.

Diungkapkan, selama ini tiap beraksi tersangka sendiri dengan menggunakan sepeda motor keliling cari sasaran. Jika sudah dapat sasaran sepeda motor yang dibawa di tinggal di sekitar TKP (disembunyikan). Kemudian setelah motor curian dibawa ke Denpasar, tersangka kembali ambil motornya yang ditinggal tadi dengan naik ojek. (128)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini