Sidang Kasus Jerinx, Ini Kata Saksi Pelapor

0
7
Sidang Kasus Jerinx, Ini Kata Saksi Pelapor
dr. Putra Suteja

Dangin Puri, DenPost

Sempat beberapa kali menjalani sidang online, akhirnya terdakwa kasus dugaan ujaran kebencian I Gede Ari Astina alias Jerinx SID bisa berhadapan langsung dengan mejelis hakim. Jerinx menjalani sidang offline dengan agenda pembuktian dan mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (13/10/2020).

Di persidangan yang digelar mulai pukul 10.00 tersebut, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan tiga saksi salah satunya saksi pelapor yakni Ketua IDI Bali, dr. Gede Putra Suteja.

Putra Suteja yang ditemui usai menghadiri sidang, mengatakan, alasan IDI melaporkan Jerinx, karena postingannya di media sosial menurunkan semangat dokter dalam menangani wabah corona. Padahal menurutnya para dokter telah bekerja sekuat tenaga. “Ada perkataan demikian membuat kami jadi lemah dan masyarakat tidak percaya dengan kami yang melaksanakan tugas di lapangan,” ujarnya.

Baca juga :  Denpasar Tambah 11 Kasus Positif Covid-19

Putra Suteja mengakui jika Jerinx merupakan orang baik. Hanya saja, kalimat-kalimat yang dibuat di media sosial, menyebabkan kualitas para anggota IDI di lapangan menjadi menurun. “Kok begini dalam situasi kami bekerja melakukan penanganan covid-19, kok ada orang yang postingannya melemahkan semangat kami,” bebernya, dengan nada meninggi.

Putra Suteja pun tak menerima jika organisasinya dilecehkan dan dihina dibilang kacung. “Kami juga harus diberikan penghargaan sebagai manusia. IDI juga manusia yang punya rasa, berapa anggota saya sudah meninggal dan beberapa masyarakat yang tidak terlayani karena dokternya meninggal,” ucapnya, seraya meminta agar tidak ada yang melemahkan semangat para dokter dengan postingan seperti itu.

Baca juga :  Skema Rujukan Covid-19 Dievaluasi, Gejala Berat Diarahkan ke Sanglah

Ditanya terkait laporan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan Jerinx itu, Putra Suteja telah mendapatkan surat kuasa dari IDI Pusat. “Saya selaku pribadi engga masalah. Tapi selaku organisasi dari hasil rapat 14 Juni 2020, IDI cabang sepakat melapor karena pada saat itu tugas kami dalam penanganan covid-19,” ucapnya.

Terkait tantangan Jerinx beberapa waktu lalu agar Putra Suteja menatap matanya, mantan Kadiskes Badung tersebut mengaku biasa saja. “Dia orang baik, tetapi tatap juga anggota saya di belakang. Mereka 8 jam pakai APD tidak bertemu keluarga berapa hari dan diikuti dengan narasi begini, saya sebagai anggota profesi kan harus menjaga marwahnya teman-teman saya,” pungkasnya. (124)

Baca juga :  Jelang Galungan, Belasan Ribu ASN Tabanan Bakal Dapat Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini