Tradisi Nanda, Genggong dan Gambuh Ditetapkan Jadi Ini

0
8
Picsart 10 13 05.39.43
WBTB INDONESIA - Kesenian Gambuh Pedungan, Denpasar yang ditetapkan menjadi WBTB Indonesia Tahun 2020.

Dauh Puri, DenPost

Tahun 2020 ini, kembali Kota Denpasar mengusulkan enam karya budaya untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) secara nasional. Dari enam karya budaya itu, tiga di antaranya ditetapkan sebagai WBTB, sedangkan tiga lainnya masih ditangguhkan.

Tiga karya budaya Kota Denpasar yang ditetapkan menjadi WBTB Indonesia Tahun 2020, yakni Tradisi Nanda (adat istiadat dan ritus), Kesenian Genggong (seni pertunjukan) dan Kesenian Gambuh Pedungan (seni pertunjukan).

Baca juga :  Tepat, Respons PDIP Tempuh Jalur Hukum Sikapi Pembakaran Bendera

Sebelumnya di tahun 2019 lalu, empat karya budaya asal Kota Denpasar juga telah ditetapkan sebagai WBTB Nasional, yakni Tradisi Ngaro Banjar Medura Intaran Sanur (adat istiadat dan ritus), Sate Renteng (kemahiran, adat istiadat dan ritus), Legong Binoh (seni pertunjukan) dan Janger Kedaton Sumerta dan Pegok Sesetan (seni pertunjukan).

Kadis kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram, didampingi Kabid Cagar Budaya, I Ketut Gede Suaryadala, mengatakan penetapan empat tradisi dan kebudayaan asli Denpasar ini sebagai WBTB Indonesia Tahun 2020 merupakan angin segar bagi inventarisir dan pelestarian seni dan budaya di Kota Denpasar. Di mana, setahun sebelumnya Kota Denpasar juga sukses mendaftarkan empat karya budaya khas Denpasar untuk ditetapkan menjadi WBTB Indonesia, sehingga kedepanya tidak ada lagi klaim sepihak atas seni budaya asli Indonesia, khususnya yang berasal dari Bali dan Kota Denpasar. “Usulan ini merupakan salah satu upaya melindungi seni, budaya dan tradisi di Denpasar agar tidak diklaim negara lain dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dengan mendaftarkan seni dan budaya Denpasar dalam portal inventaris nasional,” kata Mataram, Selasa (13/10/2020). (112)

Baca juga :  Dewan Desak Pemkot Fokuskan Anggaran untuk Tangani Covid-19

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini