Lolos Seleksi, 3.517 Wartawan Jadi Agen Perubahan Perilaku

0
12
Lolos Seleksi, 3.517 Wartawan Jadi Agen Perubahan Perilaku
INGAT PESAN IBU – Karikatur yang menunjukkan seorang ibu yang mengingatkan anaknya agar menaati protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Jakarta, DenPost

3.517 wartawan dari seluruh Indonesia lolos seleksi Fellowship Jurnalisme  Perubahan Perilaku yang diselenggarakan Dewan Pers dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Mereka mendapatkan pembekalan melalui lima sesi yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (14/10/2020).

Anggota Dewan Pers yang juga Ketua Tim Kerja FJPP, Agus Sudibyo, mengatakan, Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku merupakan program dengan tiga kegiatan utama. Pertama, menggalakkan pemberitaan pers berperspektif perubahan perilaku guna pencegahan penularanCovid-19.  Kedua, memperkaya konten berita media yang menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan. Ketiga, melibatkan wartawan sebagai agen perubahan perilaku melalui peningkatan peran pers sebagai institusi dengan fungsi edukasi publik dalam menghadapi bencana nasional.

Baca juga :  Enam Rumah di Asrama Sudirman Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

“Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku terbuka bagi jurnalis di seluruh Indonesia yang berminat untuk berkontribusi dalam mengakhiri pandemi Covid-19. Program ini terutama untuk jurnalis yang sedang mengalami kesulitan karena medianya terdampak secara ekonomi akibat pandemi Covid-19,” terang Agus, di Jakarta.

Lanjut Agus, tim Kerja FJPP yang terdiri dari perwakilan asosiasi perusahaan media dan asosiasi jurnalis  konstituen Dewan Pers secara maraton melakukan verifikasi dan seleksi untuk kemudian ditentukan 3.517 peserta yang lolos. “Seleksi meliputi administrasi sesuai persyaratan kuota provinsi, media, jenis platform,” tutur Agus.

Baca juga :  Cegah Covid-19, Bali Tempatkan Petugas Hingga di Banyuwangi

Dikatakan pula, minat jurnalis untuk mengikuti program ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari pendaftar yang mencapai 4.963 orang sejak registrasi dibuka pada 3 Oktober 2020.

“Sampai pendaftaran gelombang pertama ditutup pada 11 Oktober peminat masih bertambah. Kami memutuskan untuk membuka pendaftaran gelombang kedua, dibuka mulai hari ini dan ditutup pada Minggu 18 Oktober 2020,“ imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19, Hery Trianto, menambahkan, masih terbuka bagi jurnalis di 24 provinsi, termasuk DKI Jakarta,  untuk mengikuti program karena memiliki jumlah pendaftar di bawah kuota yang ditentukan tim kerja.

Baca juga :  Ketua PKK Ajak Kader Tularkan Penggunaan Masker

Dia mengatakan, para jurnalis bisa mendaftar secara daring melalui portal www.ubahlaku yang kembali dibuka sejak pagi ini. “Mekanismenya simpel, bila persyaratan lengkap, hanya perlu waktu sekitar 5 menit untuk register,” katanya.

Saat ini, masih terbuka kuota peserta program sejumlah 2.283 orang untuk semua plafform media baik cetak, online, televisi, dan radio.  “Total kuota yang kami siapkan 5.800 orang. Dari pengalaman gelombang pertama, jurnalis radio paling sedikit yang mendaftar, jadi kesempatan mereka masih terbuka lebar. Namun, untuk platform lain juga masih terbuka kesempatan,” pungkasnya. (111)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini