Kasus Adat di Desa Adat Jero Kuta Pejeng, Puluhan Warga Datangi Kantor Ini

0
10
Picsart 10 15 06.04.22
DATANGI KESBANGPOL - Puluhan warga Desa Adat Jero Kuta Pejeng, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar mendatangi Kantor Kesbangpol Kabupaten Gianyar untuk mengikuti mediasi, Kamis (15/10/2020).

Gianyar, DenPost

Puluhan orang warga Desa Adat Jero Kuta Pejeng, Desa Pejeng, Tampaksiring, Gianyar mendatangi Kantor Kesbangpol Kabupaten Gianyar, Kamis (15/10/2020). Kedatangan warga dengan berpakaian adat madya itu, untuk mengikuti proses mediasi terkait sanksi kanorayang yang terjadi di Desa Adat Jero Kuta Pejeng.

Dalam mediasi itu, fokus membahas sanksi kanorayang, lantaran terkait wacana pihak desa adat akan mengeluarkan sanksi mencabut hak tanah dua warga yang kena saksi kanorayang.

Perwakilan warga, Putu Puspawati mengatakan kedatangan puluhan warga karena ingin mengetahui proses mediasi yang berlangsung di Kantor Kesbangpol. Puluhan warga ini mengajukan keberatan atas lahan yang dijadikan PKD.
Dikatakan, yang hadir ini merupakan  perwakilan dari 80 song yang mengajukan keberatan.

Baca juga :  Dalmas Polres Gianyar Raih Juara 3 Lomba Ini

Puspawati menilai, dijatuhkannya sanksi kanorayang kepada dua warga yakni Ketut Suteja dan Made Wisma ini dinilai tidak benar, karena tanpa melewati proses pembinaan terlebih dahulu. Terlebih ada ancaman pencabutan hak atas lahan desa adat milik dua warga yang kena kanorayang ini.

Bahkan hal itu dinilai sebagai upaya intimidasi pihak prajuru Desa Adat Jero Kuta Pejeng. ” Ini seperti ada intimidasi terhadap pihak yang kena kanorayang, dengan ancaman tanahnya akan diambil,” katanya.

Baca juga :  Pelaku Perusakan Mobil Dibina dan Wajib Lapor

Pihaknya berharap bendesa hadir, karena ingin tahu apakah itu akan dilakukan atau tidak. Meski demikian, pihaknya tetap mengikuti upaya mediasi sembari menunggu proses hukum dari pihak kepolisian.

Sementara Perbekel Desa Pejeng, Cokorda Gde Agung Kusuma Yuda Pemayun menyarankan kedua warga untuk mencabut laporan di Mapolres Gianyar. Dikatakan dengan pencabutan laporan, pihaknya akan memediasi terkait sanksi kanorayang. Kalau mau cabut laporan, pihaknya akan membantu mengkomunikasikan untuk cabut sanksi kanorayang. Kusuma Yuda juga menegaskan sertifikat tanah PKD yang dipersoalkan puluhan warga itu sudah selesai dibuat. Untuk itu, kalau mau mempersoalkan harusnya menempuh jalur hukum perdata di pengadilan.

Baca juga :  Jatuh ke Dalam Jurang, Kakek Tekes Tewas

Kepala Badan Kesbangpol Gianyar, Dewa Gede Putra Amerta mengatakan dalam kasus kanorayang ini pihaknya akan memanggil kedua belah pihak secara bertahap. Upaya ini dilakukan agar tidak berlanjut ke ranah hukum. (116)

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini