DPRD Kota Palopo Studi Kehumasan dan Media ke Pemkot Denpasar

0
3
Picsart 10 16 06.28.41
TERIMA ROMBONGAN - Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, saat menerima rombongan Komisi I DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan di Kantor Walikota Denpasar, Jumat (16/10/2020).

Denpasar, DenPost

Komisi I DPRD Kota Palopo, Sulawesi Selatan yang terdiri dari Ketua Komisi Efendi Sarapang; Sekretaris Komisi Muhammad Mahdi, dan Anggota Komisi I, Aris Munandar, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Denpasar, Jumat (16/10/2020).

Kadatangan rombongan Komisi I DPRD Kota Palopo ini, diterima Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai, di Kantor Walikota Denpasar.

Ketua Komisi I DPRD Kota Palopo, Efendi Sarapang menyampaikan tujuan dari kunker ini adalah untuk mengetahui
manajemen dan strategi pengelolaan humas dengan mitra, yakni media massa.

Baca juga :  Atasi Pengoplosan Elpiji, Pertamina Diminta Lakukan Ini

Menurut Efendi, Pemkot Palopo mengalokasikan dana sebesar Rp1,6 miliar dalam mengelola kehumasan termasuk salah satunya stasiun televisi lokal milik Pemkot Palopo. Efendy Sarapang juga melihat media di Bali, khususnya Kota Denpasar sudah lebih profesional dalam menempatkan antara kritik dan informasi. Media yang bermitra dengan pemerintah tetap bisa menyampaikan kritik dengan proporsional. “Kami anggap peran media di Denpasar dalam menyampaikan berita sudah bisa bersifat obyektif,” jelasnya.

Sedangkan anggota Komisi I DPRD Kota Palopo, Aris Munandar menyatakan media di tempatnya masih kurang kritis terhadap kebijakan pemkot. Mereka tidak berani mengkritik karena masih ada kerjasama dengan pemerintah.

Baca juga :  Jaga Psikologi Siswa, Guru Tak Usah Kejar Target

Di sisi lain, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Palopo, Muhammad Mahdi mengatakan salah satu cara untuk meningkatkan wawasan jurnalis adalah dengan melakukan studi banding. “Hal ini penting untuk meningkatkan pengetahuan wartawan, sehingga bisa menambah wawasan,” ucapnya.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengatakan media massa adalah mitra kerja atau saluran yang dipakai selama ini untuk menyampaikan pesan dan informasi kegiatan pimpinan, serta pencapaian terhadap hasil pembangunan. “Kritik dari media juga tetap kita tampung untuk bahan evaluasi. Kita tidak anti kritik dan malahan ini semacam vitamin bagi kami untuk berbuat yang terbaik untuk masyarakat,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Bali Temukan Terapi Penyembuh OTG

Terkait mitra kerjasama dengan media di Denpasar selama ini juga diakui Dewa Rai, berjalan dengan baik. “Kami termasuk pimpinan sering diskusi dengan wartawan maupun pimpinan media. Dalam hal ini, kami sifatnya tidak hanya memberikan informasi tetapi juga menerima informasi dari rekan-rekan wartawan termasuk kritik sekalipun,” tandasnya. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini