Longgar, Penerapan Prokes Penyeberangan Jawa Bali Minta Diperketat

0
5
Picsart 10 18 07.08.22
KOORDINASI - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana, saat melaksanakan koordinasi dengan pihak ASDP Ketapang di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (17/10/2020).

Negara, DenPost

Kasus Covid-19 hingga kini masih menunjukkan angka yang cukup signifikan. Bahkan kasus kematian karena Covid-19 juga masih terjadi. Sementara penerapan prokes di penyeberangan Jawa Bali sempat longgar. Karena itu,
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Jembrana melaksanakan koordinasi dengan pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Ketapang, di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (17/10/2020).

Koordinasi ini juga sebagai tindak lanjut atas Surat Edaran Gubernur Bali nomor 305/GUGUSCOVID19/VI/2020 tentang pengendalian perjalanan orang pada pintu masuk wilayah Bali dalam masa adaptasi kehidupan era baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Baca juga :  Sidak Toko dan Warung, Petugas Temukan Ini

Koordinasi yang dilaksanakan bersama pihak ASDP tersebut, dihadiri Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna selaku Wakil Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana; Sekda Jembrana, I Made Sudiada selaku Sekretaris I, perwakilan dari Polres Jembrana, Kejaksaan Negeri Negara, mengajak serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Jembrana.

Rombongan diterima Agus Bahri selaku Manager SDM dan Umum ASDP Indonesia Fery Ketapang.

Sekretaris I Gugas Jembrana, I Made Sudiada menjelaskan dalam koordinasi tersebut pihaknya mendesak ASDP Ketapang untuk lebih gencar mensosialisasikan kewajiban menyiapkan kelengkapan dokumen sebagai syarat masuk Bali, khususnya dalam hal penerapan protokol kesehatan. Salah satunya menyertai surat keterangan yang membuktikan yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan bebas Covid-19, sebagai pelengkap dokumen perjalanan.

Baca juga :  Ini Fasilitas Gedung RSU Negara yang Baru Diresmikan

“Dengan itu, akan memudahkan dari sisi pengawasan di Kabupaten Jembrana, khususnya di Pelabuhan Gilimanuk. Juga sebagai langkah menekan laju penyebaran Covid-19 di Provinsi Bali. Mengingat, Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk di Pulau Bali” ucapnya.

Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Hasrifuddin Haruna juga menyampaikan melalui koordinasi dan sinergitas antar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana dengan pihak ASDP tentunya akan membawa dampak yang lebih baik lagi.

Baca juga :  Sambut HUT Ke-75 TNI, Polres Jembrana Lakukan Ini

Sementara Manager SDM dan Umum ASDP Indonesia Fery Ketapang, Agus Bahri memaparkan pihaknya bersama seluruh petugas di lapangan menyatakan siap mendukung dan mensosialisasikan segala bentuk aturan dan kewajiban pihak Gugas Kabupaten Jembrana. “Dengan melihat angka kasus Covid-19 yang belum menunjukkan tren penurunan yang signifikan, kami dari ASDP Ketapang akan lebih memperketat kembali pengawasan terhadap masyarakat yang akan menyeberang ke Bali, serta menggencarkan kembali sosialisasi terkait kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang mewajibkan bagi setiap warga yang akan ke Pulau Bali harus menyertai suket rapid tes,” paparnya. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini