Diterjang Gelombang, Kemudi Kapal Roro Nusa Jaya Abadi Patah

0
13
Diterjang Gelombang, Kemudi Kapal Roro Nusa Jaya Abadi Patah
KAPAL RORO - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengecek kondisi Kapal Roro Nusa Jaya Abadi yang mengalami kerusakan, Minggu (18/10/2020).

Semarapura, DenPost

Belum sebulan masuk docking di Surabaya, Kapal Roro Nusa Jaya Abadi yang dikelola Dinas Perhubungan Klungkung mengalami kerusakan. Kerusakan ini terjadi setelah kapal yang melayani penyeberangan dari Nusa Penida menuju pelabuhan Padangbai, Karangasem  ini mengalami benturan ketika bersandar di Dermaga Nusa Penida, Sabtu (17/10/2020) sore. Akibat benturan tersebut, salah satu kemudi kiri patah dan tiga daun baling-baling kiri mengalami perubahan bentuk (bengkok dan kriting).

Kadis Perhubungan Klungkung, Nyoman Sucitra, ketika dimintai konfirmasi, Senin (19/10/2020) mengatakan, kejadiannya berawal ketika kapal roro datang dari Pelabuhan Padangbai dan melakukan manuver masuk ke Pelabuhan Sampalan, Nusa Penida pada Sabtu sekitar pukul 16.10 Wita.

Baca juga :  Terima Elemen Umat Hindu, Ini Pesan Jokowi

Ketika mau memasuki  pelabuhan, kapal yang memuat penumpang ini kemudian diterjang gelombang besar dan angin kencang. Kejadian ini sempat membuat kapal terseret ke arah ujung break water merah dan terjadi benturan di buritan kiri. Kapal juga sempat mati. Tapi setelah itu bisa dihidupkan kembali.

“Saat itu kapal sempat diterjang arus dan membentur break water. Tapi kapal roro saat itu bisa nyandar dan melakukan bongkar muat,” terang Sucitra.

Baca juga :  Polisi Curigai Orang Dekat Pembunuh Bos Toko Bangunan

Namun karena terjadi benturan, petugas kemudian melakukan pengecekan dengan penyelaman. Dari hasil pengecekan tersebut diketahui kalau salah satu kemudi kiri patah dan tiga daun baling-baling kiri mengalami perubahan bentuk seperti bengkok dan kriting. Akibat kondisi tersebut, Kapal Roro yang melayani  penyeberangan Nusa Penida-Padangbai dan sebaliknya ini untuk sementara tidak beroperasi.

“Saat ini kapal roro memang tidak beroperasi. Kami juga masih menunggu untuk melakukan perbaikan. Sekarang ini masih dikoordinasikan dengan pihak asuransi dan teknisi. Apa bisa diperbaiki di Nusa Penida atau ditarik ke Surabaya,” kata Sucitra. (119)

Baca juga :  Pandemi Covid 19, Puluhan IRT di Takedan Lakukan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini