UMKM dan Warga Taat Prokes, Ekonomi Cepat Pulih

0
9
UMKM dan Warga Taat Prokes, Ekonomi Cepat Pulih
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, saat dihubungi Kamis (22/10/2020).

Dauh Puri, DenPost

Ribuan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Denpasar terdampak pandemi covid-19. Namun, di tengah lesunya perekonomian, para pengusaha diminta tetap bertahan agar ekonomi tidak semakin terpuruk. Para pengusaha juga diharuskan mengikuti protokol kesehatan ketat di tempat usahanya.

“Kita semua ingin pandemi ini lekas berlalu. Karena itu mari terapkan protokol kesehatan, khususnya bagi pengusaha agar melaksanakannya di masing-masing tempat usaha. Menaati protokol kesehatan, bisa mencegah meluasnya persebaran virus, sehingga mempercepat pula pemulihan ekonomi,” terang  Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, saat dihubungi Kamis (22/10/2020).

Baca juga :  DSB Umumkan Sepuluh Karya Terbaik Lomba Cipta Puisi Guru

Dikatakan Erwin, Dinas Koperasi juga terlibat dalam Satgas Penanganan Covid-19 khususnya bidang ekonomi. “Untuk di Denpasar, kami bertugas mengimbau para UMKM agar taat prokes. Kami ingin memastikan para pengusaha sudah menerapkan 3 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pemilik usaha juga agar selalu mengingatkan klien atau pengunjung yang belum taat prokes agar taat prokes,” paparnya.

Selain memberikan imbauan, lanjut Erwin, Dinas Koperasi dan UMKM juga akan mendatangi para pedagang  dan koperasi-koperasi di Denpasar, untuk diberikan stiker dan selebaran ajakan taat prokes. “Tidak henti-hentinya kami sampaikan kepada siapa saja, mari kita taati prokes agar pandemi covid-19 segera berlalu,” ajaknya.

Baca juga :  Gubernur Nyatakan Penanganan Covid-19 di Bali Berjalan Baik

Sementara itu, terkait upaya percepatan pemulihan ekonomi, Dinas Koperasi (Diskop) dan UMKM Kota Denpasar dikatakan  telah mengajukan 7.845 pelaku UMKM dalam program Bantuan Presiden (Banpres). Bantuan yang menyasar UMKM terdampak covid-19 ini masih berlangsung hingga akhir Desember mendatang.

Diungkapkan Erwin, pelaku usaha khususnya usaha mikro akan mendapatkan bantuan Rp 2,4 juta yang dibayarkan sekali melalui bank penyalur. Bantuan tersebut diprioritaskan untuk pelaku usaha mikro yang belum pernah tersentuh bantuan sebelumnya. (111)

Baca juga :  TMMD 109 Dibuka, Dandim Badung Target Rampung Sebulan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini